Analisis Kebijakan Pembangunan Portal Parkir Digital di Pasar Anom Sumenep

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nafisa Margareta NIM 722113017 Program Studi Administrasi Publik FISIP UNIJA Sumenep

Nafisa Margareta NIM 722113017 Program Studi Administrasi Publik FISIP UNIJA Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Pasar Anom merupakan salah satu pusat ekonomi utama di Kabupaten Sumenep yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas perdagangan dan perputaran ekonomi masyarakat. Sebagai pusat pertemuan antara produsen, pedagang, dan konsumen dari berbagai daerah, Pasar Anom berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga sekitar serta terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.

Sebagai bentuk penguatan pengelolaan pasar dan peningkatan layanan publik, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui instansi terkait telah membangun portal parkir digital di tiga titik strategis Pasar Anom, yakni di pintu masuk utama, sisi selatan, dan sisi utara pasar. Kebijakan ini bertujuan untuk menata arus lalu lintas, meningkatkan keamanan kendaraan, serta menambah PAD melalui sistem parkir yang lebih tertib dan terkontrol.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan portal parkir digital dari berbagai sudut pandang, terutama dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods), yaitu pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan pedagang, pengunjung, dan petugas parkir, serta pendekatan kuantitatif melalui pengamatan langsung dan perhitungan potensi pendapatan parkir.

Baca Juga :  FGD TPID Sumenep Bahas Kesiapan Komoditas Strategis Menjelang Nataru

Hasil Analisis

Dari sisi ekonomi, pendapatan dari portal parkir digital menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan. Rata-rata pendapatan harian diperkirakan mencapai Rp1.000.000, yang sebagian digunakan untuk biaya operasional, pemeliharaan, dan honor petugas. Sisanya disetorkan ke kas daerah sebagai tambahan PAD.

Dari sisi ketertiban lalu lintas, pemasangan portal parkir digital dinilai mampu mengurangi tingkat kemacetan di area sekitar pasar, dibantu dengan keberadaan petugas keamanan yang membantu mengarahkan kendaraan. Portal parkir yang dilengkapi dengan sistem digital dan kamera CCTV juga turut memberikan rasa aman bagi para pengguna kendaraan.

Namun demikian, dari sudut pandang sosial, masih terdapat beberapa catatan penting yang patut diperhatikan untuk perbaikan ke depan. Beberapa pengunjung dan pedagang menyampaikan harapan agar kebijakan ini terus dievaluasi secara berkala, terutama terkait:

1. Tarif Parkir Ganda Beberapa masyarakat mengungkapkan bahwa meskipun telah membayar di portal parkir, mereka kembali dikenakan biaya parkir oleh juru parkir tidak resmi di area dalam pasar. Hal ini menunjukkan perlunya koordinasi dan pengawasan yang lebih optimal agar tidak terjadi pungutan ganda yang berpotensi menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/08 Ganding Berikan Wasbang Kepada Siswa-Siswi SMK

2. Akses dan Jam Operasional Portal
Waktu operasional portal parkir sisi utara dan selatan yang ditutup pada pukul 16.00 WIB dinilai kurang fleksibel, mengingat aktivitas pasar masih berlangsung aktif di jam tersebut. Hal ini terkadang menyulitkan pedagang dan pengunjung yang bermukim di dekat area tersebut, karena mereka harus memutar lebih jauh untuk keluar atau masuk pasar. Perlu kiranya dilakukan evaluasi terhadap waktu operasional agar lebih adaptif dengan dinamika pasar.

3. Dampak terhadap Jumlah Pengunjung
Beberapa pedagang menyampaikan adanya penurunan jumlah pembeli yang mungkin dipengaruhi oleh biaya parkir yang dianggap memberatkan bagi sebagian pengunjung. Oleh karena itu, adanya skema parkir gratis di dalam area tertentu atau insentif khusus di waktu-waktu tertentu dapat menjadi alternatif untuk menjaga daya tarik pasar.

Rekomendasi Kebijakan

Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan kebijakan portal parkir digital di Pasar Anom, berikut beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan oleh pemangku kebijakan:

Evaluasi Berkala dan Pelibatan Stakeholder: Penting untuk melibatkan para pedagang dan pengguna pasar dalam forum evaluasi agar kebijakan berjalan partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Perumda Air Minum Sumekar Targetkan 1.400 Pelanggan Baru di Tahun 2024

Penguatan Pengawasan Parkir Liar: Penertiban parkir liar perlu dilakukan secara humanis dan tegas, dengan pendekatan sosialisasi dan pemberian alternatif pekerjaan bagi pelaku parkir non-resmi.

Optimalisasi Jam Operasional Portal: Fleksibilitas dalam pengaturan jam buka-tutup portal dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa mengurangi efektivitas pengawasan parkir.

Penyediaan Area Parkir Gratis Terbatas: Sebagai bagian dari pelayanan publik, penyediaan ruang parkir gratis di zona tertentu dapat meningkatkan kepuasan pengunjung tanpa mengorbankan pendapatan daerah.

Penutup

Penerapan kebijakan portal parkir digital di Pasar Anom merupakan langkah inovatif Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menata kota dan meningkatkan pelayanan publik. Meski menunjukkan hasil positif terutama dalam hal peningkatan PAD dan pengaturan lalu lintas, kebijakan ini tetap membutuhkan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan agar dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul dapat diminimalisir. Dengan pendekatan yang inklusif dan berbasis data, kebijakan ini berpotensi menjadi model pengelolaan pasar tradisional yang modern, tertib, dan berkeadilan. (REDJAVA****)

Penulis : Nafisa Margareta NIM 722113017 Program Studi Administrasi Publik FISIP UNIJA Sumenep, 10 Juni 2025

Editor : REDJAVA

Berita Terkait

BRIDA Sumenep Petakan Potensi Daerah, Produk Unggulan Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Ayah Wajib Hadir, Disdik Sumenep Ajak ASN Jadi Teladan Dimulai dari Keluarga
Kawal Aksi Mahasiswa di Pemkab Sumenep, Satlantas Polres Sumenep Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuk Babak Tuntutan, Lima Terdakwa Hadapi JPU
Jelang Tahun Ajaran Baru, 29 Kepala MTs se-Bluto Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta dan MATAMUDA 2026
Bakti TNI AD 2026 Jadi Momentum Sinergi, Pemkab Sumenep Siap Dukung Pembangunan Madura
Dominasi Arena Bupati Cup 2026, Kontingen MAN 1 Sumenep Borong 11 Gelar dan Sabet Predikat Pesilat Terbaik
Disdik Sumenep Mulai Terapkan Program Diniyah, Sasar Penguatan Akhlak dan Karakter Siswa

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:59 WIB

BRIDA Sumenep Petakan Potensi Daerah, Produk Unggulan Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 6 Juli 2026 - 21:26 WIB

Ayah Wajib Hadir, Disdik Sumenep Ajak ASN Jadi Teladan Dimulai dari Keluarga

Senin, 6 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kawal Aksi Mahasiswa di Pemkab Sumenep, Satlantas Polres Sumenep Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:44 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuk Babak Tuntutan, Lima Terdakwa Hadapi JPU

Senin, 6 Juli 2026 - 16:42 WIB

Jelang Tahun Ajaran Baru, 29 Kepala MTs se-Bluto Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta dan MATAMUDA 2026

Berita Terbaru