Di Tanah Wakaf Keluarga Sunarto, Al-Qur’an Dijaga: Wisuda Hafidz Jadi Simbol Harapan Bangsa dari Sumenep

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Tanah Wakaf Keluarga Sunarto, Al-Qur’an Dijaga: Wisuda Hafidz Jadi Simbol Harapan Bangsa dari Sumenep

Di Tanah Wakaf Keluarga Sunarto, Al-Qur’an Dijaga: Wisuda Hafidz Jadi Simbol Harapan Bangsa dari Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di balik gemerlap jabatan dan keagungan gedung Mahkamah Agung di Jakarta, ada sosok yang tak pernah melupakan akar dan tanah kelahirannya. Sabtu pagi, 28 Juni 2025, Prof. Dr. Sunarto, SH., MH., Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, pulang ke kampung halamannya di Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota Sumenep.

Namun bukan untuk urusan negara. Kali ini, beliau hadir dalam misi yang jauh lebih dalam: merawat warisan iman dan mencetak generasi Qur’ani.

Ia hadir di tengah masyarakat dalam Wisuda Hifdzil Qur’an ke-III Rumah Tahfidz Ustadz Abdul Kadir Mudhary, lembaga pendidikan yang lahir dari tanah wakaf keluarganya sendiri, dan kini berada di bawah naungan Yayasan R. Abd Alim Mertawasisa yang juga beliau pimpin.

“Kami tidak hanya ingin anak-anak kita cerdas, tapi juga benar. Karena jika hanya cerdas tapi tidak amanah, bangsa ini bisa celaka. Tapi kalau mereka benar, jujur, dan punya Al-Qur’an di dada, insyaAllah mereka akan jadi pemimpin yang membawa berkah,” tutur Prof. Sunarto.

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Prof. Sunarto mengenang awal mula rumah tahfidz itu berdiri. Tanah dan bangunan yang kini menjadi masjid, madrasah, dan rumah tahfidz merupakan rumah keluarganya yang telah berdiri sejak tahun 1902.

Baca Juga :  Tradisi Penyiraman Simbol Awal Perjalanan 1.250 Bahaudin Muda UNIBA Madura

Setelah perjuangan panjang dan musyawarah dari 153 ahli waris, akhirnya pada tahun 2013, seluruh keluarga sepakat untuk mewakafkan tanah tersebut bagi kepentingan umat.

“Kami bangun masjid Al-Alim pada 2015, lalu madrasah, dan akhirnya rumah tahfidz ini, yang kami namai Ustadz Abdul Kadir Mudhary, untuk menghormati perjuangan dakwah beliau,” jelasnya.

Kini, tempat itu bukan sekadar bangunan. Ia telah menjadi pusat pancaran cahaya Qur’ani. Pada wisuda kali ini, capaian para santri membuat banyak mata berkaca-kaca: beberapa hafal hingga 15 juz Al-Qur’an, dengan disiplin, dedikasi, dan cinta terhadap Kalamullah.

Acara sakral itu bukan hanya menghadirkan Ketua MA. Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, tampak hadir dan duduk berdampingan dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan pemangku kebijakan Forkopimda.

Turut hadir pula Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Kepala Kemenag Sumenep, serta Sekretaris Yayasan yang juga Kepala DPMPTSP Sumenep, R. Abd Rahman Riadi.

Baca Juga :  Satukan FRN Jatim, Jaga Keamanan Surabaya, Ketum FRN Agus Flores : Jangan Jadi Provokator

Ratusan warga, wali santri, dan pengurus yayasan tampak memadati halaman rumah tahfidz. Wajah-wajah haru menyatu dalam lantunan ayat-ayat suci dari para santri yang bersarung, bersuara jernih, dan berdiri dengan penuh adab.

“Hari ini bukan hanya tentang wisuda. Ini adalah perayaan bahwa masih ada harapan untuk negeri ini. Bahwa generasi Qur’ani akan lahir dari pesantren kecil di pojok Sumenep,” ujar Prof Sunarto.

Rumah Tahfidz Abdul Kadir Mudhary bukan sekadar lembaga pendidikan. Ia adalah prasasti cinta, wakaf keluarga yang hidup, dan bukti nyata bahwa jabatan tak membuat seseorang lupa pada misi spiritualnya.

Prof. Sunarto tidak sedang berpolitik. Ia tidak sedang berkampanye. Ia sedang berbakti. Pada Tuhan, pada orang tua, dan pada tanah kelahirannya.

Dan dari lorong kecil di Kelurahan Kepanjin, gema hafalan Qur’an hari ini menjadi kabar baik bagi Indonesia.

Sementara itu, R. Abd. Rahman Riadi, Sekretaris Yayasan R. Abd Alim Mertawasisa yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep, menegaskan bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai Qur’ani pada generasi muda.

“Program Hifdzil Qur’an angkatan ke-III ini adalah bagian dari ikhtiar kami mencetak generasi yang tak hanya hafal, tapi juga mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang begitu deras, kehadiran rumah tahfidz ini menjadi penyeimbang agar anak-anak kita tetap memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” kata R. Abd Rahman Riadi, Sabtu (28/06/2025).

Ia juga menyampaikan harapan agar angkatan ke-IV nantinya dapat meluluskan lebih banyak santri, sebagai bukti keberlanjutan dan berkembangnya gerakan pendidikan Qur’ani di Sumenep.

“Semoga angkatan berikutnya lebih banyak lagi yang diwisuda. Ini bukan sekadar tentang jumlah, tapi tentang keberkahan dan istiqamah menjaga Al-Qur’an di dada generasi kita,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek
Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah
Wisuda Tahfidz hingga Siswa Teladan, Purnawiyata SDN Pakandangan Sangrah Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkarakter
Sidak Pengadaan Barang dan Jasa, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Surat Dukungan dalam Tender
Yonif TP 931/KJ Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Prajurit Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur di Sumenep
Resmi Pimpin PKB Sumenep, Kamalil Irsyad Usung Politik Pelayanan Umat dan Regenerasi Milenial
Humanis, Edukatif dan Tegas, Operasi Gabungan di Sumenep Kirim Pesan Keras kepada Pelanggar
Pelantikan Kwarran Kota Sumenep Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Karakter dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:19 WIB

Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Wisuda Tahfidz hingga Siswa Teladan, Purnawiyata SDN Pakandangan Sangrah Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkarakter

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:12 WIB

Sidak Pengadaan Barang dan Jasa, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Surat Dukungan dalam Tender

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:03 WIB

Yonif TP 931/KJ Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Prajurit Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur di Sumenep

Berita Terbaru