JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – SUMENEP – Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh Yonif TP 931/KJ( Salah satunya melalui kegiatan pembekalan keterampilan peternakan ayam petelur yang diberikan kepada personel Kompi Peternakan Yonif TP 931/KJ di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026).
Sebanyak 24 personel mengikuti pembekalan yang dilaksanakan di peternakan milik H. Gufon. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan prajurit dalam mengelola usaha peternakan ayam petelur secara profesional, produktif, dan berkelanjutan.
Komandan Yonif TP 931/KJ Mayor Inf. Aditya Danang, mengatakan bahwa pembekalan keterampilan ini merupakan bagian dari upaya satuan dalam membangun kemandirian dan mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

“Prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang andal, tetapi juga harus mampu menjadi sumber daya yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Pembekalan peternakan ini merupakan investasi pengetahuan yang akan memberikan manfaat jangka panjang,” kata Mayor Inf. Aditya Danang kepada media ini.
Menurutnya, sektor peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan.
“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, kami terus mendorong personel untuk memiliki keterampilan yang dapat mendukung produktivitas satuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para personel mendapatkan materi mengenai manajemen pemeliharaan ayam petelur, pengelolaan kandang, perawatan kesehatan ternak, hingga strategi peningkatan produktivitas hasil peternakan.
Mayor Inf. Aditya Danang menilai penguasaan keterampilan praktis seperti peternakan menjadi bekal penting bagi prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang inovatif dan adaptif. Melalui pembekalan ini, personel memperoleh pengalaman langsung dari pelaku usaha peternakan sehingga wawasan dan kemampuan mereka semakin berkembang,” ungkap Mayor Inf Aditya Danang.
Lebih lanjut, dirinya berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dan dikembangkan secara optimal untuk mendukung program-program pemberdayaan yang dijalankan satuan.

“Harapan kami, keterampilan yang diperoleh hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi mampu diwujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak pada peningkatan ketahanan pangan, kesejahteraan personel, serta kemajuan satuan di masa mendatang,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut menjadi salah satu langkah konkret Yonif TP 931/KJ dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional melalui sektor peternakan dan ketahanan pangan.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir iprajurit-prajurit yang tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak produktivitas dan kemandirian di lingkungan masyarakat. (REDJAVA****)













