Lalai Matikan Kompor, Dapur Warga Terbakar di Kawasan Padat Sumenep

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalai Matikan Kompor, Dapur Warga Terbakar di Kawasan Padat Sumenep

Lalai Matikan Kompor, Dapur Warga Terbakar di Kawasan Padat Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kebakaran melanda sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk di Jl. Pepaya, Desa Karangduak, Kecamatan Kota Sumenep, pada Selasa siang (17/6/2025), sekitar pukul 12.10 WIB.

Api diduga berasal dari dapur rumah milik Asari, akibat kelalaian saat memasak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sumenep, Sugianto, mengungkapkan api dengan cepat membakar bagian dapur yang terbuat dari bahan semi permanen.

“Kepanikan terjadi ketika api muncul dari wajan. Penghuni rumah mencoba memadamkan dengan air, namun itu justru memperbesar kobaran api,” ujar Sugianto kepada media ini, Rabu (18/06/2025)

Laporan pertama masuk melalui layanan darurat Call Center 112 dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Pemadam Kebakaran.

Baca Juga :  Harga Cabai Rawit di Sumenep Tembus Rp 90 Ribu per Kilogram, UPT Pasar: Pasokan Terbatas, Permintaan Meningkat

Dua unit mobil pemadam, masing-masing jenis Double Cabin dan Water Supply, diberangkatkan dari markas pada pukul 12.15 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian.

“Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Sekitar pukul 12.55 WIB, situasi berhasil dikendalikan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap si jago merah.

Baca Juga :  Polres Sumenep Tegaskan Soliditas TNI–Polri di HUT ke-77 Kodam V Brawijaya

Sugianto mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memasak, terutama saat menggunakan minyak panas. Ia menegaskan bahwa api akibat minyak tidak boleh disiram air, karena justru memperbesar kobaran.

“Gunakan alat pemadam ringan atau tutup wajan dengan penutup logam. Jangan pakai air,” tandasnya.

Selama proses penanganan, petugas pemadam turut dibantu oleh personel dari Polsek Kota Sumenep untuk mengamankan area dan menjaga ketertiban warga sekitar. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Berikut ini Jawaban Eksekutif Terhadap PU Fraksi Untuk Raperda APBD TA 2023 Disampaikan Wabup Hj. Dewi Khalifah

Berita Terkait

Disdik Sumenep Mulai Terapkan Program Diniyah, Sasar Penguatan Akhlak dan Karakter Siswa
Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar
Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan
Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak
Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan
PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM
Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan
Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Disdik Sumenep Mulai Terapkan Program Diniyah, Sasar Penguatan Akhlak dan Karakter Siswa

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:07 WIB

Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:11 WIB

Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:46 WIB

Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan

Berita Terbaru