JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sejarah baru terukir di lintasan Stadion Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pemuda asal Desa Tamba Agung, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep,
Maulana Ismail, tampil gemilang dengan menyabet medali emas di nomor 400 meter putra dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Track and Field Championship 2025 yang digelar PB PASI Jawa Timur.
Bukan sekadar kemenangan, pencapaian ini menjelma menjadi simbol kebangkitan atletik dari daerah. Maulana, putra Madura dari keluarga sederhana, berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan semangat baja mampu menembus dominasi atlet kota-kota besar.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Selasa (13/05/2025), Bupati menyebut Maulana sebagai inspirasi dan tonggak sejarah baru bagi olahraga di Kabupaten Sumenep.
“Ia bukan hanya mencatatkan namanya di papan juara, tapi menulis sejarah emas bagi Sumenep. Dari kota kecil di ujung timur Madura, lahir atlet nasional yang siap mengharumkan Merah Putih,” ujar Bupati Fauzi dengan nada haru.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan Maulana adalah buah dari pembinaan yang terstruktur, semangat pantang menyerah, serta ekosistem olahraga yang terus dibenahi di Sumenep. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun generasi emas melalui olahraga.
“Prestasi Maulana ini menjadi pemicu semangat. Para atlet muda harus tahu, mereka tidak sendiri. Ada dukungan, ada perhatian, dan ada mimpi besar yang sedang kita bangun bersama,” ujarnya.
Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Dr. Fauzi juga menekankan bahwa olahraga adalah bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia.
“Olahraga adalah ruang pembentukan karakter. Maulana bukan hanya juara di lintasan, tapi juga juara kehidupan. Ia mengajarkan kita arti perjuangan,” tegasnya.
Yang paling membanggakan, Maulana Ismail dipastikan akan memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam SEA Games 2025 di Thailand. Ini menjadi kali pertama atlet asal Sumenep menembus pentas atletik Asia Tenggara.
“Kami ingin saat Merah Putih berkibar di podium, ada kontribusi nyata dari Sumenep di sana. Kami semua berdiri di belakang Maulana, penuh doa dan harapan,” pungkas Bupati.
Ketua PASI Sumenep, Abdul Moedjib, menyebut Maulana sebagai hasil pembinaan jangka panjang. Menurutnya, meski berasal dari lapangan kampung, mentalitas Maulana adalah mental juara.
“Langit adalah batasnya. Hari ini emas Kejurnas, besok SEA Games. Maulana membuktikan bahwa mimpi itu sah dan layak diperjuangkan,” ujar Moedjib.
Ia mengungkap bahwa Maulana kini menempuh pendidikan di SMA Olahraga Sidoarjo, sebagai langkah strategis mengembangkan bakatnya secara profesional. Namun, akar Madura tetap menjadi energi utamanya.
“Dia rendah hati, tekun, dan tidak pernah lupa kampung halaman. Setiap langkahnya membawa nama Sumenep. Kami bangga dan akan terus mencetak Maulana-Maulana berikutnya,” tutup Moedjib. (REDJAVA****)












