JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Umat Islam di Kabupaten Sumenep bersiap menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita.
Masjid Besar Nur Muhammad Sumenep akan menggelar Sholat Idul Fitri 1446 Hijriyah pada Senin, 31 Maret 2025, dengan mengusung tema besar: “Menjadi Insan yang Bertaqwa dan Berbudaya untuk Indonesia yang Berkemajuan.”
Sholat Idul Fitri ini akan dipimpin oleh Ustadz Fityan Fadi Ersad, Pengasuh TAUD SAQU Al Haqqu Kalianget, yang dikenal sebagai sosok muda dengan pemahaman agama yang mendalam.
Sementara itu, khutbah akan disampaikan oleh Ustadz Dr. Mohammad Zeinuddin, S.H., S.H.I., M.Hum., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, yang akan membawa pesan kebangkitan spiritualitas dan peran umat Islam dalam membangun bangsa yang berbudaya dan maju.
Dalam keterangannya, Ustadz Dr. Zeinuddin menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum refleksi diri dan transformasi sosial.
“Ramadan telah melatih kita dalam kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian. Kini, Idul Fitri harus menjadi titik awal bagi kita semua untuk menjadi insan yang lebih bertaqwa dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (30/03/2025).
Pelaksanaan sholat akan dimulai pukul 06.15 WIB dan terbuka bagi seluruh masyarakat Sumenep. Panitia juga telah menyiapkan berbagai fasilitas guna memastikan kenyamanan jamaah.
Antusiasme warga terhadap kegiatan ini sangat tinggi, mengingat Masjid Besar Nur Muhammad merupakan salah satu pusat kegiatan keislaman terbesar di Sumenep.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat yang nyaman serta menjaga ketertiban selama berlangsungnya ibadah,” ungkapnya.
Dengan berkumpulnya umat dalam satu shaf yang sama, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebajikan dari bulan Ramadan dapat terus terjaga.
Selain sebagai momentum spiritual, tema yang diusung tahun ini juga menyoroti pentingnya peran budaya dalam kehidupan beragama.
Ustadz Dr. Zeinuddin menegaskan bahwa Islam dan budaya lokal dapat berjalan seiring tanpa kehilangan esensi keimanan.
“Islam bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan masyarakat dan melestarikan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan, Masjid Besar Nur Muhammad Sumenep mengajak seluruh umat Islam untuk menghadiri dan mensyiarkan Sholat Idul Fitri ini sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Semoga momentum ini menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik, penuh berkah, dan semakin mendekatkan diri kepada-Nya,” tandasnya.(REDJAVA****)












