Ainur Tiktoker, Minta APH Selidiki Dugaan Bancakan BSPS di Kabupaten Sumenep

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ainur Tiktoker, Minta APH Selidiki Dugaan Bancakan BSPS di Kabupaten Sumenep

Ainur Tiktoker, Minta APH Selidiki Dugaan Bancakan BSPS di Kabupaten Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Viral kabar dugaan bancakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 di Kabupaten Sumenep mendorong para aktivis bersuara.

Tak ketinggalan, Ainur Tiktoker juga ikut geram mendengar program pemerintah yang dituding jadi bancakan.

“Biar tak jadi fitnah. Saya berharap penyidik Pidkor Sumenep ikut menyelidiki ke bawah. Berapa sebenarnya yang diterima penerima BSPS dari total Rp 20 juta,” ucap Ainur yang juga dikenal Relawan Ipin dan Upin di Pilkada Sumenep lalu, Jum’at (10/01/2025).

Menurut Ainur untuk membuktikan tudingan bancakan BSPS di Kabupaten Sumenep, tahap awal, perlu dilakukan penyelidikan.

“Penyidik hanya butuh datang ke lokasi penerima BSPS, sesuai SK yang diterbitkan,” ucapnya.

Dari situ, lanjutnya, penyidik bisa menyimpulkan. Apakah tudingan bancakan itu memenuhi dua alat bukti untuk ditingkatkan ke tahapan lanjutan, yaitu penyidikan.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Bacakan Amanat KSAD Pada Upacara 17an Bulan Februari

Kata Ainur, dalam hukum, alat bukti ada dua. Bukti fisik dan bukti keterangan.

“Untuk memenuhi unsur dua alat bukti kan mudah. Tinggal lihat fisik BSPS dan pengakuan dari penerima,” kata Ainur menambahkan.

“Sekali lagi itu jika program BSPS di Sumenep mau dilanjutkan ke ranah hukum,” sambung Ainur.

Ainur mendapat informasi untuk program BSPS tahun 2024 di Kabupaten Sumenep sekitar 5 ribu penerima yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Warnai Hari Santri Nasional dan Satu Abad NU, Sako Ma'arif NU Giligenteng Gelar Perkemahan

Salah satu desa di Kecamatan Bluto mendapat 30 titik lokasi penerima BSPS.

Ainur juga menyesal kenapa data penerima BSPS tak bisa diakses publik.

“Percupa Kementerian PUPR melaunching aplikasi e-BSPS kalau aplikasi itu hanya dijadikan pajangan,” pungkas Ainur geram. (REDJAVA/Ainur****)

Berita Terkait

Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek
Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah
Wisuda Tahfidz hingga Siswa Teladan, Purnawiyata SDN Pakandangan Sangrah Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkarakter
Sidak Pengadaan Barang dan Jasa, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Surat Dukungan dalam Tender
Yonif TP 931/KJ Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Prajurit Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur di Sumenep
Resmi Pimpin PKB Sumenep, Kamalil Irsyad Usung Politik Pelayanan Umat dan Regenerasi Milenial
Humanis, Edukatif dan Tegas, Operasi Gabungan di Sumenep Kirim Pesan Keras kepada Pelanggar
Pelantikan Kwarran Kota Sumenep Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Karakter dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:19 WIB

Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Wisuda Tahfidz hingga Siswa Teladan, Purnawiyata SDN Pakandangan Sangrah Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkarakter

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:12 WIB

Sidak Pengadaan Barang dan Jasa, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Surat Dukungan dalam Tender

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:03 WIB

Yonif TP 931/KJ Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Prajurit Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur di Sumenep

Berita Terbaru