Buka Pameran Museum, Akik, Keris, Bonsai dan Ukir, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Wujud Nyata Pemkab Kenalkan Potensi Kekayaan dan Tradisi

- Redaksi

Kamis, 24 Agustus 2023 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH Saat Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Pameran dan Kontes Museum, Akik, Keris, Bonsai dan Ukir di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (24/08/2023).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH Saat Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Pameran dan Kontes Museum, Akik, Keris, Bonsai dan Ukir di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (24/08/2023).

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH membuka pameran dan kontes keris, batu akik dan barang antik lainnya. Kegiatan ini berlangsung di area Pendopo Agung Keraton Sumenep Jalan Dr. Wahidin No. 6 Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Sumenep, dari 24 hingga 27 Agustus 2023.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Disbudporapar mengadakan kontes dan pameran sebagai upaya nyata untuk memperkenalkan potensi kekayaan budaya dan tradisi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak kalah penting, kata orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menuturkan, pihaknya membidik generasi muda sebagai target kegiatan rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke-78, supaya mereka bisa menjaga dan melestarikan warisan leluhur.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa benda-benda warisan masa lalu memiliki nilai sejarah luar biasa, oleh karena itu harus dilestarikan, khususnya kepada generasi muda,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH saat membuka pameran dan kontes, Kamis (24/08/2023).

Baca Juga :  Apel Kesiapsiagaan Polres Sumenep Tingkatkan Kolaborasi Penanganan Darurat

Lebih lanjut, Ketua DPC PDI-P Sumenep itu menyebut, sebagai langkah nyata agar generasi muda mengenal budaya dan tradisi leluhur, penyelenggara menghadirkan seluruh siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurutnya, dengan kehadiran para pelajar, agar bisa melihat langsung kegiatan kontes dan pameran keris, akik dan barang antik lainnya di Pendopo Agung Keraton Sumenep, sebagai warisan nenek moyang yang wajib dilestarikan oleh generasi muda, khususnya para pelajar.

“Dengan melibatkan para pelajar pada kegiatan ini guna memberikan pemahaman tentang seni dan prosesnya, seperti pembuatan keris, batu akik, pirus, bonsai hingga seni ukir, agar dapat memahami dan mencintai sehingga akhirnya akan menjaga dan melestarikannya,” terangnya.

Baca Juga :  Senyum dan Sapa Strategi Polri Saat Patroli Pengamanan KTT G20 di Pantai Kuta

Ia pun menyampaikan aspirasi Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada semua paguyuban dan komunitas yang terlibat dalam kontes dan pameran tersebut, sebab kegiatan itu bukan sekadar kontes dan pameran saja, melainkan sebagai media edukasi bagi generasi muda, khususnya para pelajar.

“Melalui acara kontes dan pameran ini bisa mempererat hubungan diantara para pecinta keris, akik, pirus, Yaman, bonsai dan ukir, sekaligus bisa menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk aktif menjaga dan melestarikan budaya dan seni di daerah,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar kontes dan pameran keris, batu akik, dan barang antik lainnya diikuti puluhan paguyuban pecinta keris, batu akik, pirus, yaman, bonsai, meseum dan ukir dari berbagai daerah di Indonesia yang bertajuk “Indonesia Pusaka Dalam Menjaga Kemerdekaan”

Baca Juga :  Paguyuban TKM Klaten Perkuat Solidaritas Perantau, Rutin Gelar Pengajian dan Tahlil

Sementara itu , Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwasata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, SPd MT mengatakan, kontes dan pameran keris, batu akik dan barang antik lainnya, digelar selama 4 hari, dimulai hari Kamis, 24 Agustus hingga Minggu, 27 Agustus 2023.

“Acara kontes ini dilaksanakan selama 4 hari, dan diikuti oleh beragam paguyuban dan komunitas, termasuk pameran museum diikuti oleh Keraton Kabupaten Sumenep, Museum Mandilaras dari Pamekasan dan Museum Cakraningrat dari Kabupaten Bangkalan,” kata Kadisbudporapar Sumenep, Moh Iksan, SPd, MT. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU