JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Layanan cepat tanggap SiLaPor 112 Kabupaten Sumenep kembali menjadi garda terdepan dalam menerima laporan darurat masyarakat.
Dalam sehari, Selasa (19/8/2025), dua kejadian berbeda membuat warga panik: evakuasi sarang tawon raksasa di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, dan kebakaran akibat percikan kabel listrik di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.
Laporan pertama masuk pukul 14.07 WIB dari seorang warga bernama Surip, yang melaporkan adanya sarang tawon besar menggantung di depan rumahnya di Jalan Sumortanto, Desa Tanjung.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar karena bisa membahayakan keselamatan, terutama anak-anak yang kerap bermain di sekitar lokasi.
Beberapa jam berselang, tepatnya pukul 18.26 WIB, laporan kedua datang dari kawasan perkotaan. Yoyok, seorang warga Desa Pangarangan, melaporkan percikan api dari kabel listrik di depan Cafe Palotan.
Api dilaporkan mulai membesar dan berpotensi merembet ke rumah warga. Situasi ini membuat warga panik dan segera menghubungi SiLaPor 112.

Menanggapi dua laporan tersebut, Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Sumenep, Sugiyanto, menegaskan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan penanganan cepat.
“Begitu laporan kami terima melalui CC112, tim segera dikerahkan ke lapangan. Untuk kasus di Saronggi, tim kami melakukan evakuasi sarang tawon besar dengan peralatan khusus agar aman dan tidak menimbulkan korban,” ujarnya kepada media ini, Selasa (19/8/2025).
Lebih lanjut, Sugiyanto menjelaskan bahwa laporan kebakaran kabel listrik di Pangarangan juga mendapat respon cepat dengan mengerahkan unit damkar dan berkoordinasi dengan PLN.
“Api sempat membesar, namun alhamdulillah bisa segera dikendalikan sebelum menjalar ke rumah-rumah warga. Kami juga terus mengimbau masyarakat agar segera melapor ke 112 jika terjadi kondisi darurat, sekecil apapun, agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar,” sambungnya.
Ia menambahkan, dua laporan yang masuk dalam satu hari ini menjadi bukti bahwa SiLaPor 112 sangat dibutuhkan masyarakat, sekaligus memperlihatkan pentingnya kewaspadaan bersama.
“Warga jangan ragu menggunakan layanan ini, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” pungkas Sugiyanto. (REDJAVA****)












