Wabup Sumenep Tegaskan Deklarasi Zona Integritas Kemenag sebagai Momentum Awal Perubahan

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan Diacara Deklarasi Zona Integritas di Kemenag Sumenep, Selasa (09/09/2025)

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan Diacara Deklarasi Zona Integritas di Kemenag Sumenep, Selasa (09/09/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi resmi diteguhkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep.

Melalui Deklarasi Zona Integritas, jajaran Kemenag bertekad penuh membangun wilayah bebas dari korupsi (WBK) sekaligus wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Acara yang digelar di Graha Al-Ikhlas KPRI Syariah Kemenag Sumenep, Selasa (9/9/2025), berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Drs. Syahwan Efendi, Kepala Kemenag Sumenep beserta jajarannya, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Kajari Sumenep Trimo SH MH : Pelaku Korupsi Bank di Sumenep Ditetapkan Tersangka dan Dilakukan Penahanan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa pakta integritas ini harus benar-benar diwujudkan, bukan sekadar seremonial belaka.

“Deklarasi ini harus menjadi langkah nyata, bukan hanya isapan jempol. Saya berharap Kemenag Sumenep mampu membuktikan bahwa birokrasi bisa bersih, transparan, dan bebas dari praktik yang mencederai amanah rakyat,” ujarnya.

Sosok orang nomer dua di Kabupaten Sumenep menambahkan, semangat kebersamaan seluruh jajaran Kemenag Sumenep akan menjadi kekuatan besar untuk menjadikan institusi ini sebagai role model bagi instansi lain dalam membangun zona integritas.

“Jika Kemenag mampu tampil sebagai pelopor, maka semangat integritas akan menular dan menginspirasi lembaga-lembaga lain untuk berbenah,” imbuhnya.

Deklarasi ini juga ditegaskan sebagai momentum awal perubahan. Dengan komitmen yang kuat, Kemenag Sumenep ingin membuktikan bahwa pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan berkeadilan bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita ingin menciptakan birokrasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berlandaskan pada nilai kejujuran dan akuntabilitas. Inilah ikhtiar bersama agar ke depan tidak ada lagi celah bagi praktik korupsi, gratifikasi, maupun pungutan liar,” pungkas KH. Imam Hasyim.

Dengan deklarasi ini, Kemenag Sumenep meneguhkan diri untuk mengawal amanah publik dan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Selamatkan Generasi Emas: KPI Sumenep Dukung Pembatasan Gawai untuk Anak

Berita Terkait

Pertemuan Rutin DWP Bappeda Sumenep Disulap Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Anggota
Bersihkan dari Halinar, Rutan Sumenep Geledah Kamar dan Tes Urine Warga Binaan
Kelangkaan BBM Subsidi Ancam Keuntungan Petani Tembakau Sumenep, Gapoktan Angkat Bicara
Hadapi Era Digital, MUI Sumenep Bekal Da’i Ilmu Personal Branding
Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Pastikan Data Tak Ada Hubungannya dengan Pajak
Danrem Bhaskara Jaya Tegaskan MANTAP Jadi Pedoman Tugas Prajurit Kodim Sumenep
Cuaca Sumenep Stabil, BMKG Ingatkan Risiko Dehidrasi dan Gelombang Laut
Diskop UKM Sumenep Perketat Pengawasan, Pastikan Koperasi Berjalan Sesuai Aturan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:14 WIB

Pertemuan Rutin DWP Bappeda Sumenep Disulap Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Anggota

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:30 WIB

Bersihkan dari Halinar, Rutan Sumenep Geledah Kamar dan Tes Urine Warga Binaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:31 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Ancam Keuntungan Petani Tembakau Sumenep, Gapoktan Angkat Bicara

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Hadapi Era Digital, MUI Sumenep Bekal Da’i Ilmu Personal Branding

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:36 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Pastikan Data Tak Ada Hubungannya dengan Pajak

Berita Terbaru