Kelangkaan BBM Subsidi Ancam Keuntungan Petani Tembakau Sumenep, Gapoktan Angkat Bicara

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biaya Tanam Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Terjepit Kelangkaan BBM Subsidi

Biaya Tanam Melonjak, Petani Tembakau Pasongsongan Terjepit Kelangkaan BBM Subsidi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat petani tembakau di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dalam menyambut musim tanam baru seolah dipadamkan oleh satu masalah yang tak kunjung usai. Saat mereka sibuk mengolah lahan dan menanam bibit, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi justru menjadi barang yang sulit didapatkan. Padahal, bahan bakar ini sangat vital untuk menggerakkan mesin pompa air guna menjaga kelembapan lahan pertanian.

Akibat sulitnya akses BBM bersubsidi, sebagian besar petani terpaksa membeli BBM non-subsidi dengan harga yang jauh lebih tinggi. Pilihan berat ini mau tidak mau harus diambil agar irigasi tetap berjalan lancar. Padahal, beban biaya produksi sebelumnya sudah terasa berat akibat lonjakan harga pupuk, upah tenaga kerja, serta biaya pemeliharaan tanaman. Tambahan biaya pembelian BBM non-subsidi semakin memberatkan pundak petani dan menggerus peluang keuntungan di masa panen nanti.

Baca Juga :  WASPADAI TEROR-EKSTREMIS IDEOLOGIS !

Masyuni Ramadhan, S.M., Koordinator Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pasongsongan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang terjadi. Menurutnya, keluhan soal akses BBM subsidi kini menjadi sorotan utama di kalangan petani. Tanpa dukungan nyata dari pemerintah, biaya produksi akan terus melonjak, sementara harga jual tembakau belum tentu memberikan kepastian keuntungan yang layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petani saat ini berada di posisi yang sangat sulit. Harga segala kebutuhan produksi terus naik, tetapi untuk mendapatkan BBM subsidi justru semakin susah. Akibatnya, kami terpaksa membeli BBM dengan harga lebih mahal, sehingga biaya tanam sudah membengkak sejak awal musim,” kata Masyuni dengan nada prihatin kepada media ini, Jum’at (03/07/2026)

Ia menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk meringankan beban petani. Perbaikan sistem distribusi BBM subsidi dinilai sangat mendesak. Selain itu, kebijakan yang mampu menyeimbangkan tingginya biaya produksi dengan harga jual tembakau saat panen menjadi harapan besar para petani agar jerih payah mereka tidak sia-sia.

“Kami berharap pemerintah segera menghadirkan solusi, baik melalui kemudahan akses BBM subsidi maupun penyesuaian harga beli tembakau. Dengan begitu, petani masih memiliki peluang memperoleh keuntungan yang wajar setelah mengeluarkan biaya yang sangat besar,” tambahnya.

Masyuni juga mengusulkan agar diterapkan mekanisme distribusi khusus bagi sektor pertanian. Alokasi BBM bersubsidi yang terjamin atau penerapan sistem kartu kendali bagi petani dinilai efektif agar penyaluran tepat sasaran dan menjamin ketersediaan bahan bakar selama musim tanam berlangsung.

Baca Juga :  Apresiasi dan Amanah : Tiga Pegawai Rutan Sumenep Naik Pangkat, Karutan Dorong Jadi Inspirasi

Hingga saat ini, para petani sangat berharap aspirasi ini segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan instansi terkait. Mereka ingin fokus meningkatkan kualitas tembakau tanpa terus dibayangi kekhawatiran akan ketersediaan BBM yang setiap tahun menjadi penghambat utama usaha tani mereka.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Sembako

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU