Tugu Keris Megah di Perbatasan Siap Diresmikan Menkebud RI, Ikon Baru Kebanggaan Sumenep

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Tugu Keris Di Kecamatan Pragaan dan Mendikbud RI Fadli Zon

Pamflet Tugu Keris Di Kecamatan Pragaan dan Mendikbud RI Fadli Zon

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sumenep semakin meneguhkan jati dirinya sebagai Kota Keris. Sebuah monumen megah bertajuk Tugu Keris kini berdiri kokoh di perbatasan Sumenep-Pamekasan, menjadi ikon baru yang siap memperkenalkan warisan budaya leluhur ke mata dunia.

Tugu setinggi 17 meter yang menjulang gagah di jalur utama Jalan Nasional ini akan diresmikan oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, pada Kamis (30/1/2025).

Peresmian ini akan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Sumenep, menandai era baru dalam upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi berbasis pariwisata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyebut kehadiran Tugu Keris bukan sekadar simbol.

Lebih dari itu, monumen ini adalah penghormatan kepada para empu pembuat keris yang keahliannya telah diwariskan lintas generasi dan diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia.

“Keris adalah identitas kita. Sumenep memiliki empu terbanyak di dunia, dan mereka telah mengukir sejarah panjang dalam dunia perkerisan,” kata Bupati Fauzi dalam keterangan tertulis, Rabu (29/01/2025).

Menurut sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep, Monumen ini adalah penghormatan bagi mereka

“Selain itu pengingat bahwa kita harus terus melestarikan warisan leluhur ini,” tambahnya.

Pembangunan monumen ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Pimpin Gelar Apel Pengawalan Jamaah Hadir Harlah 1 Abad NU

Lokasinya yang strategis di perbatasan kabupaten akan dikembangkan menjadi kawasan rest area yang dilengkapi dengan galeri seni, pusat oleh-oleh, hingga zona kuliner khas Madura.

“Kami ingin tempat ini menjadi destinasi wisata yang hidup. Wisatawan yang singgah akan mengenal lebih dalam tentang budaya Sumenep, sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian lokal melalui produk-produk unggulan yang tersedia di sini,” ungkap Ketua DPC PDI-P Sumenep.

Dalam galeri yang akan dibangun, pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi keris, batik khas Madura, serta seni ukir yang telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Polda Jatim Menangkan 9 Lomba Konten Kreative dan 1 Lomba Wow Presisi Competition Hari Bhayangkara ke-77

Setiap produk akan dilengkapi dengan informasi sejarah, filosofi, serta proses pembuatannya, sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih edukatif.

Proyek ini digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, dengan total anggaran mencapai Rp 2,5 miliar dari APBD tahun 2023.

Pembangunannya dimulai pada Oktober 2023 dan rampung sesuai target pada Oktober 2024.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan bahwa keberadaan Tugu Keris bukan hanya soal estetika, tetapi juga investasi jangka panjang bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin menjadikan Tugu Keris sebagai landmark kebanggaan, yang tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga menggerakkan ekonomi UMKM, mulai dari pengrajin hingga pedagang kecil di sekitar kawasan ini,” kata Iksan.

Dengan kehadiran monumen ini, Sumenep semakin mempertegas posisinya sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Madura, tempat di mana sejarah, seni, dan ekonomi bertemu dalam harmoni.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/5 Lenteng Bantu Rawat Tanaman Jagung Milik Petani di Desa Binaan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam peresmian nanti diharapkan memberikan dukungan lebih lanjut bagi Sumenep agar semakin dikenal sebagai pusat perkerisan nasional.

“Tugu Keris bukan hanya bangunan. Ia adalah simbol kebanggaan, saksi bisu sejarah, dan pijakan masa depan bagi Sumenep dalam menjaga warisan leluhur,” pungkas Iksan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERBARU