Tradisi Ater-Ater Menggeliat, Pasar Anom Sumenep Dipadati Pemburu Kulit Ketupat

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pedagang Ketupat di Pasar Anom Sumenep

Salah satu pedagang Ketupat di Pasar Anom Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sehari menjelang Lebaran Ketupat, suasana di Pasar Anom Baru Sumenep berubah menjadi lautan aktivitas.

Warga dari berbagai penjuru berdatangan, memadati setiap sudut pasar demi satu kebutuhan yang sama: berburu kulit ketupat untuk menyambut tradisi yang telah mengakar turun-temurun.

Deretan pedagang musiman tampak memenuhi sepanjang trotoar. Anyaman janur yang tersusun rapi menjadi pemandangan dominan, menawarkan solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menyiapkan hidangan tanpa harus menganyam sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transaksi berlangsung cepat, tawar-menawar terdengar bersahutan, menciptakan ritme khas pasar tradisional yang hidup.

Baca Juga :  Peran Bidan Sumenep Cegah Stunting Sejak Usia Dini

Di Kabupaten Sumenep, Lebaran Ketupat bukan sekadar perayaan kuliner. Ia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sosial melalui tradisi ater-ater atau arebbe mengantarkan hidangan ke tetangga dan kerabat sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian.

“Setiap Lebaran Ketupat saya selalu datang ke sini, karena lebih praktis beli yang sudah jadi dibanding harus menganyam sendiri,” ujar Yuli, Jum’at (27/03/2026).

Menurutnya, tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun ini membuat persiapan harus dilakukan sejak jauh hari agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Selain untuk kebutuhan keluarga, ketupat juga menjadi bagian penting dalam budaya berbagi kepada sesama.

Baca Juga :  Khirata Foundation Edukasi Bahaya Difteri, Rangkul Yatim dan Duafa di Sumenep

“Apalagi besok sudah mulai tradisi ater-ater, jadi dari sekarang harus dipersiapkan supaya bisa berbagi dengan keluarga dan tetangga,” tambahnya.

Lonjakan permintaan turut mendorong kenaikan harga. Satu ikat kulit ketupat berisi 10 buah kini dijual antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, bergantung pada ukuran dan kualitas janur.

Meski demikian, tingginya harga tidak mengurangi minat masyarakat. Bagi para pedagang, momen ini menjadi berkah musiman yang dinantikan setiap tahun.

Iin, salah satu penjual, mengaku dagangannya laris manis sejak beberapa hari terakhir.

“Menjelang Lebaran Ketupat seperti ini, pembeli ramai sekali dibanding hari biasa,” kata Iin.

Baca Juga :  Evakuasi Ular di Pagi Buta Gegerkan Warga Batuan, Damkar Sumenep Bertindak Cepat

Ia menyebut, meningkatnya permintaan membuat stok dagangan harus terus ditambah agar dapat memenuhi kebutuhan pembeli yang datang silih berganti sejak pagi hingga siang hari.

“Banyak yang cari yang sudah jadi, jadi dagangan cepat habis,” ungkapnya.

Di tengah padatnya aktivitas dan meningkatnya harga, semangat masyarakat tetap terjaga.

Lebaran Ketupat kembali menjadi ruang perjumpaan bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang merawat tradisi, memperkuat silaturahmi, dan menjaga identitas budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Sumenep.  (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU