JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana kompetitif namun hangat menyelimuti Aula KPRI Serba Usaha, Kecamatan Kota Sumenep, pada Senin (20/10/2025). Ajang talenta daerah ISCO PEDIYAH 2025, yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, kembali menghadirkan atmosfer edukatif penuh inspirasi.
Pada semifinal ketiga ini, tiga sekolah terbaik tampil memukau, yakni SDIT Al Wathoniyah Kota Sumenep, SDN Mandala I Rubaru, dan SDN Manding Timur II Manding. Mereka bersaing menampilkan kemampuan akademik, kreativitas, dan kolaborasi tim di hadapan para juri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk memperkuat ekosistem pembinaan dan pengembangan karakter peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD).
Kepala Bidang Pembinaan SD, Ardiansyah Ali Shochibi, S.T., M.T, melalui Ketua Panitia Pelaksana ISCO PEDIYAH 2025, Ahmad Rasul Hariz, S.Sos., M.MPd, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai laboratorium kompetisi dan pembelajaran nilai-nilai positif.

“ISCO PEDIYAH bukan sekadar lomba akademik. Ini adalah ruang pembinaan yang menggabungkan kecerdasan, kreativitas, dan karakter positif anak-anak Sumenep,” ungkap Rasul saat ditemui di sela kegiatan.
Lebih lanjut, Rasul menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ingin menghadirkan kompetisi yang bermakna dan berkelanjutan.
“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi juara di panggung lomba, tetapi juga juara dalam sikap dan semangat belajar di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan bagi seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan.
“Besok (21/10/2025) kami akan menggelar semifinal keempat yang melibatkan sekolah-sekolah dari wilayah kepulauan. Semua anak Sumenep harus punya kesempatan yang sama untuk berprestasi,” terang Rasul.
Rasul juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras para guru pembimbing dan dukungan orang tua dalam mengantarkan siswa menuju panggung berprestasi.

“Para guru dan orang tua punya peran besar di balik keberanian anak-anak tampil percaya diri di ajang seperti ini. Mereka adalah pilar utama keberhasilan pendidikan,” katanya dengan penuh semangat.
Menutup pernyataannya, Rasul menegaskan bahwa kegiatan ISCO PEDIYAH 2025 akan terus dikembangkan agar menjadi agenda tahunan yang semakin relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
“Ke depan, kami ingin ISCO PEDIYAH bukan hanya dikenal sebagai lomba, tapi menjadi gerakan pendidikan Sumenep yang melahirkan generasi kreatif, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini diwarnai antusiasme tinggi dari peserta, guru pembimbing, dan juri. Aula KPRI Serba Usaha dipenuhi semangat belajar dan keceriaan khas anak-anak yang menjadikan pendidikan terasa hidup dan bermakna. (REDJAVA****)












