JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat memburu prestasi kembali ditunjukkan Ikatan Pencak Silat Indonesia.
Tiga atlet terbaik milik IPSI Kabupaten Sumenep resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh semangat di depan Kantor KONI Sumenep, Minggu (17/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberangkatan para atlet dipimpin langsung Ketua Harian IPSI Sumenep, Yoyok Joko Setio, bersama jajaran pengurus dan pelatih.
Tiga pesilat yang dipercaya membawa nama Kabupaten Sumenep di ajang tingkat provinsi itu yakni Fettum Muksin Alkatiri, Arya Putra Fernanda, dan Moh Juan Farel Al-farisi.
Keikutsertaan mereka di Kejurprov Jatim 2026 menjadi bagian dari upaya IPSI Sumenep dalam menjaga tradisi prestasi sekaligus memperkuat regenerasi atlet pencak silat daerah.
Ketua Harian IPSI Sumenep, Yoyok Joko Setio, mengaku optimistis terhadap kemampuan para atlet yang akan berlaga.
Menurutnya, ketiga pesilat tersebut telah menjalani persiapan matang sebelum diberangkatkan.
“Kami melepas para atlet dengan penuh keyakinan. Mereka sudah berlatih keras dan menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama masa persiapan,” kata Yoyok.
Ia juga berharap para atlet mampu menjaga mental bertanding dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.
“Yang paling penting adalah menjaga fokus, disiplin, dan nama baik Kabupaten Sumenep. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” tambahnya.
Sementara itu secara terpisah, Ketua Umum IPSI Kabupaten Sumenep, Santoso, menilai ketiga atlet yang diberangkatkan memiliki pengalaman bertanding yang cukup matang.
Hal itu menjadi modal penting untuk bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kami optimistis karena atlet-atlet yang berangkat ini bukan atlet baru. Mereka sudah memiliki pengalaman bertanding dan pernah menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan sebelumnya,” kata Santoso, Senin (18/05/2026).
Pihaknya menyebut, para pesilat IPSI Sumenep sebelumnya sukses mengukir prestasi pada ajang POPDA 2025 maupun Porprov 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Kabupaten Sumenep berjalan positif.
“Mereka pernah meraih juara di POPDA dan Porprov. Itu menunjukkan kualitas atlet Sumenep mampu bersaing di level provinsi,” ungkapnya.
Ia pun berharap Kejurprov Jawa Timur 2026 menjadi momentum lahirnya prestasi baru bagi pencak silat Sumenep sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga tradisional tersebut.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Sumenep agar seluruh atlet diberikan kesehatan, keselamatan, dan mampu membawa pulang medali untuk daerah tercinta,” tutup Santoso.
Keikutsertaan IPSI Sumenep dalam Kejurprov Jatim 2026 tidak hanya sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membina atlet muda secara berkelanjutan agar mampu tampil kompetitif di tingkat regional hingga nasional. (REDJAVA****)









