JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya mewujudkan generasi sehat dan cerdas di Kabupaten Sumenep kembali mendapat energi baru. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru dengan diperluasnya cakupan layanan melalui pembangunan Dapur Sehat di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan. Pembangunan dapur sehat ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., pada Selasa (25/2/2025).
Hadirnya dapur sehat ini bukan sekadar menambah fasilitas, melainkan simbol komitmen nyata untuk mempercepat akses makanan bergizi bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Dengan konsep kemitraan mandiri, dapur sehat ini akan menjadi bagian penting dalam rantai distribusi makanan sehat yang tetap berstandar Badan Gizi Nasional (BGN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada sinergi banyak pihak.
“Makan bergizi adalah hak setiap anak. Program ini tidak bisa berjalan sendiri, harus ada dukungan penuh dari masyarakat dan mitra mandiri. Alhamdulillah, hari ini kita memulai langkah baru dengan membangun dapur sehat di Pragaan,” ujarnya usai prosesi peletakan batu pertama.
Meski dikelola secara mandiri, dapur ini tetap mengacu pada standar nasional yang ketat, baik dalam proses pengolahan makanan maupun distribusinya.
Harapannya, program MBG dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dalam waktu yang lebih singkat.
“Jika sebelumnya hanya ada satu dapur sehat di Kecamatan Kota, kini Pragaan menjadi daerah kedua yang memiliki fasilitas serupa. Ini langkah maju untuk pemerataan gizi yang lebih luas,” paparnya.
Dandim menargetkan pembangunan dapur sehat ini rampung dalam waktu 40 hari. Setelah tahap konstruksi selesai, akan ada proses administrasi dan sertifikasi dari BGN sebelum akhirnya beroperasi penuh.
“Kami berharap setelah Lebaran dapur ini sudah bisa mulai beroperasi dan melayani kebutuhan gizi masyarakat. Ini semua demi anak-anak kita agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.
Momentum bersejarah ini juga dihadiri oleh mitra mandiri BGN H. Rudianto, jajaran Kodim 0827/Sumenep, serta unsur Forkopimcam Pragaan.
Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program MBG sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan.
Kehadiran dapur sehat di Pragaan bukan hanya solusi sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul di Sumenep. Dengan semakin banyaknya dapur sehat yang berdiri, semakin besar pula harapan agar tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.
Dandim pun mengajak lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam program ini.
“Kami membuka peluang bagi siapa saja yang ingin berkontribusi. Semakin banyak mitra yang terlibat, semakin cepat kita bisa mewujudkan Sumenep yang lebih sehat dan kuat,” pungkasnya.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sebuah gerakan perubahan. Dengan perluasan dapur sehat, Sumenep semakin menegaskan komitmennya dalam membangun masa depan generasi yang lebih cerah dan berkualitas. (REDJAVA/PENDIM****)








