JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di tengah gemerlap budaya dan kemegahan sejarah Keraton Sumenep, Rabu malam (28/5/2025), sebuah tonggak baru tercipta bagi dunia media di Madura.
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dari empat kabupaten se-Madura resmi dilantik dalam satu prosesi bersejarah di Pendopo Agung Keraton Sumenep sebuah ruang yang selama ratusan tahun menjadi simbol peradaban dan kepemimpinan di ujung timur Pulau Garam.
Pelantikan ini bukan sekadar formalitas organisasi. Ia menjadi penanda penting hadirnya wajah baru media digital di Madura: lebih profesional, terstruktur, dan berpijak pada etika jurnalistik yang kuat.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran SMSI dalam menjaga marwah media siber di tengah disrupsi digital dan tantangan era pasca-kebenaran (post-truth).
“SMSI telah hadir di 90 persen kabupaten/kota di Jawa Timur. Hari ini, Madura menegaskan eksistensinya dalam barisan media yang sehat dan independen,” ucapnya.
Empat ketua SMSI kabupaten se-Madura yang resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2028 adalah:
– Hamid, Ketua SMSI Bangkalan
– Fauzan, Ketua SMSI Sampang
– Mulyadi Pamekasan, Ketua SMSI Pamekasan
– Wahyu, Ketua SMSI Sumenep
Mereka akan memimpin perusahaan pers siber di wilayahnya masing-masing, sekaligus menjadi garda depan dalam memperjuangkan independensi, profesionalisme, dan kesejahteraan ekosistem media lokal.
Usai prosesi pelantikan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Malam Anugerah SMSI se-Madura, sebuah bentuk apresiasi kepada media siber yang konsisten menjunjung etika dan keberimbangan informasi.
Acara ini juga menjadi titik temu antara jurnalis, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan dari seluruh Madura. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda se-Madura serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin.
“Media bukan sekadar penyampai informasi. Ia penyalur kepercayaan publik. Pelantikan ini saya anggap sebagai investasi demokrasi dan kemajuan Madura,” ujar Sherlita penuh semangat.
SMSI, yang berdiri pada 7 Maret 2017 di Banten dan berkedudukan di Jakarta, kini menjadi salah satu dari tujuh organisasi perusahaan pers yang diakui Dewan Pers, bersama JMSI, AMI, PRSSNI, ATVLI, ATVSI, dan SPS. Di Jawa Timur sendiri, tercatat lebih dari 250 media siber yang tergabung sebagai anggota SMSI.
Pelantikan di Pendopo Agung Keraton ini tidak hanya mencatat nama dan waktu. Ia menorehkan babak baru perjalanan pers digital Madura, yang semakin matang, berwibawa, dan siap menyuarakan realitas dengan akurat serta berani. (REDJAVA****)












