Sehari Tiga Laporan Darurat: Damkar Sumenep Evakuasi Kera Liar hingga Sarang Tawon, Warga Diminta Waspada

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Unit Reaksi Cepat Damkar Satpol PP Sumenep Usai Mengevakuasi

Tim Unit Reaksi Cepat Damkar Satpol PP Sumenep Usai Mengevakuasi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Intensitas laporan darurat terkait hewan liar dan serangga berbahaya di Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan signifikan.

Dalam satu hari, Selasa (21/4/2026), petugas pemadam kebakaran menerima tiga laporan berbeda yang seluruhnya berpotensi mengancam keselamatan warga.

Mulai dari kemunculan kera liar di lingkungan sekolah hingga sarang tawon yang berada dekat permukiman, seluruh laporan langsung ditindaklanjuti oleh tim Damkar dengan respons cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analis Kebakaran Satpol PP Sumenep, Dodi Agus Pratama, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai laporan non-kebakaran yang berdampak pada keselamatan masyarakat.

“Dalam satu hari ini kami menerima tiga laporan yang semuanya masuk kategori evakuasi hewan liar dan serangga berbahaya. Ini menunjukkan bahwa potensi ancaman di lingkungan masyarakat cukup tinggi dan perlu penanganan cepat,” kata Dodi Agus Pratama, S.Sos., M.A.P.

Laporan pertama datang dari Desa Bringin, Kecamatan Dasuk, pada pagi hari sekitar pukul 07.26 WIB. Seekor kera liar dilaporkan kerap mengganggu warga, khususnya anak-anak di sekitar Madrasah MI Nurul Huda Tiga.

Baca Juga :  HUT Ke-79 TNI, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ramah Tamah

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena kera tersebut mulai mendekati hewan peliharaan warga, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi agresivitas.

“Kera liar ini bukan hanya mengganggu, tapi juga berpotensi menyerang jika merasa terancam. Apalagi lokasi kejadian berada di lingkungan sekolah, sehingga risikonya cukup tinggi,” ujarnya.

Memasuki siang hari, laporan kedua diterima dari Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, sekitar pukul 14.03 WIB. Warga menemukan sarang tawon yang berada sangat dekat dengan rumah mereka.

Baca Juga :  PAUD HI El-Fath Sumenep Gelar Pelepasan Siswa-Siswi Tahun 2024, Sebagai Persiapan Generasi Unggul Masa Depan

Petugas menilai kondisi tersebut berbahaya karena tawon dapat menyerang secara tiba-tiba, terutama jika sarangnya terganggu.

“Untuk kasus sarang tawon, kami selalu mengedepankan prosedur keselamatan. Evakuasi dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu serangan massal yang bisa membahayakan warga maupun petugas,” tegas Dodi

Tak berhenti di situ, laporan ketiga kembali masuk pada sore hari sekitar pukul 16.42 WIB dari Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget. Sebuah sarang tawon ditemukan berada di atas pohon di depan toko, tepat di area yang dilalui warga.

Baca Juga :  Tak Hanya Tangguh di Medan Tugas, Prajurit Yonif TP 931/KJ Juga Juara di Arena Silat Ngawi Championship 4

Kondisi ini dinilai sangat berisiko karena berada di ruang publik dengan mobilitas tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba menangani sendiri, terutama sarang tawon atau hewan liar. Segera laporkan ke layanan 112 agar bisa ditangani secara profesional,” tandasnya.

Ia juga menekankan bahwa tren laporan evakuasi hewan liar dan serangga berbahaya cenderung meningkat, terutama saat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan tertentu.

Dengan respons cepat dan kesiapsiagaan tinggi, Damkar Sumenep terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, tidak hanya dari kebakaran, tetapi juga dari ancaman lain yang tak kalah berbahaya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU