JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Pergantian Tahun Baru 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi dan pembaruan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Hj. Nia Kurnia Fauzi.
Melalui pesan resmi yang disampaikan kepada masyarakat, ia mengajak seluruh elemen untuk menyambut tahun baru dengan hati yang bersih, rasa syukur, serta semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Hj. Nia Kurnia Fauzi bertepatan dengan momentum pergantian tahun, sebagai ajakan moral agar masyarakat tidak sekadar merayakan tahun baru secara seremonial, tetapi menjadikannya titik awal memperbaiki kualitas diri, keluarga, dan lingkungan sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut istri dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, tahun baru bukan hanya pergantian kalender, melainkan kesempatan untuk melakukan evaluasi atas perjalanan hidup yang telah dilalui, sekaligus menata kembali niat dan tujuan ke depan.
“Mari kita sambut tahun yang baru dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, dan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Hj. Nia Kurnia Fauzi, Kamis (01/01/2026).
Politisi PDI-P itu menegaskan, nilai syukur dan ketulusan menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, ia berharap masyarakat Sumenep mampu menghadapi tantangan tahun mendatang dengan optimisme dan kebersamaan.
Sebagai Ketua TP PKK, Hj. Nia juga menekankan bahwa peran keluarga sangat strategis dalam menciptakan perubahan positif. Menurutnya, pembaruan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga.
“Semoga keberkahan selalu menyertai setiap langkah kita, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Pesan Tahun Baru 2026 ini menjadi refleksi nilai-nilai yang selama ini digaungkan oleh gerakan PKK, yakni penguatan karakter, ketahanan keluarga, dan kepedulian sosial. Hj. Nia berharap semangat tahun baru dapat menjadi energi kolektif untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumenep.
Di tengah berbagai dinamika sosial dan tantangan pembangunan, ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan sejati dimulai dari kesadaran individu, diperkuat oleh keluarga, dan diwujudkan melalui kebersamaan. Tahun 2026 pun diharapkan menjadi tahun yang penuh keberkahan, harapan, dan kemajuan bagi Kabupaten Sumenep.









