JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Direktur P2NOT Jatim, Zamrud Khan, SH, MH berkunjung dan bersilaturahmi kepada Kajari Sumenep lama Trimo, SH, MH di rumah dinas Kejari Sumenep, Sabtu (29/06/2024).
Kedatangan Direktur P2NOT Jatim ke rumah dinasnya, disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh Kajari Sumenep Trimo, SH, MH, suasana diisi senyuman dan canda gurau diantara keduanya, sungguh sangat kekeluargaan.
Diinformasikan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo, SH, MH memimpin Korps Adhiyaksa di Kabupaten ujung timur Pulau Madura, relatif cukup lama sejak tahun 2022 sampai dengan Juni 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian Kajari asal Kota Reog Ponorogo Jawa Timur, itu dimutasi sebagai Kasubdit Orhada Jaksa Agung Pidana Umum (Jam Pidum) Kejaksaan Agung RI di Jakarta.
Direktur P2NOT Jatim, Zamrud Khan, SH, MH mengatakan penegakan hukum di bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tidak perlu diragukan lagi, bahkan hebatnya lagi bisa memproses kasus-kasus korupsi.
“Seperti kasus Tipidkor perbankan yang pernah di proses Polda Jatim melalui kepemimpinannya, Kejari Sumenep mampu menetapkan tersangka,” kata Zamrud Khan lewat pesan WhatsAppnya, Sabtu (29/06/2024).
Menurut adik kandung lawyer kawakan, Azzam Khan itu lebih lanjut memaparkan termasuk juga kasus korupsi kapal yang sempat menghebohkan kabupaten Sumenep.
“Ini sebuah track record yang sangat membanggakan yang dicapai oleh Kajari Sumenep Trimo, SH, MH,” terang mantan Ketua Panwaslu Sumenep 2 kali periode itu.
Untuk itu, acara pamitan Kajari Sumenep, Trimo, SH, MH bersama Direktur P2NOT Jatim, Zamrud Khan, SH, MH cukup menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang amat terasa sekali dalam suasana itu.
Sementara itu, Kajari Sumenep lama Trimo, SH, MH menyampaikan kabupaten Sumenep itu sangat membuat dirinya sangat terkesan sekali. Menurutnya lika-liku kehidupan disini menyenangkan.
“Khususnya perjalanan spiritual keagamaan saya sendiri, dimana disini (Sumenep) banyak ulama dan Kiai,” ungkap Kajari asli kelahiran Kabupaten Ponorogo Jawa Timur itu.
Dirinya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua elemen dan masyarakat Kabupaten Sumenep, manakalah saat memimpin Kejari Sumenep ada banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan.
“Atas nama pribadi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua elemen dan masyarakat, khususnya kepada Mas Zamrud. Semoga Allah SWT menakdirkan bisa berjumpa kembali,” tandasnya.
Dalam kesempatan ini diwarnai pemberian cinderamata oleh Kajari Sumenep lama, Trimo, SH, MH kepada Direktur P2NOT Jatim, Zamrud Khan, SH, MH. (REDJAVA****)









