JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Sumenep atau Samsat Sumenep kembali menggelar operasi gabungan (opgab) bersama Satlantas Polres Sumenep, Bapenda, dan Jasa Raharja Perwakilan Sumenep, Senin (24/05/2026).
Kegiatan yang diawali dengan apel gabungan di Kantor Bapenda Sumenep, eks Kantor DPMPTSP Sumenep itu dipimpin Kanit Tujarwali Satlantas Polres Sumenep, Dypta, SH bersama Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, SH, MH.

Operasi gabungan tersebut berlangsung di dua titik strategis, yakni Jalan Simpang Tiga Desa Lalangon, Kecamatan Manding dan Jalan Simpang Tiga Ayam Cukir, Desa Pamolokan, Kabupaten Sumenep, Senin (24/05/2026).
Opgab melibatkan ASN UPT PPD Sumenep, jajaran Bapenda, personel Unit Tujarwali Satlantas Polres Sumenep, hingga Jasa Raharja sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Dalam arahannya, IPDA Dypta, SH mengatakan seluruh personel agar tetap mengedepankan pendekatan humanis saat melakukan pemeriksaan terhadap pengendara roda dua maupun roda empat.
“Operasi gabungan ini harus dilakukan secara humanis dan profesional. Petugas harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya tertib administrasi kendaraan dan kepatuhan membayar pajak,” kata IPDA Dypta, SH disela kegiatan.
Ia menambahkan, operasi tersebut bukan semata-mata penindakan, tetapi bagian dari langkah bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, SH, MH menegaskan bahwa operasi gabungan menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian target pendapatan daerah dari sektor PKB dan BBN-KB tahun 2026.
“Sinergi antara Samsat, Satlantas, Bapenda, dan Jasa Raharja menjadi kekuatan utama untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan di Kabupaten Sumenep,” tegas Samtiono, SH, MH.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan akan berdampak langsung terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
“Kami berharap melalui operasi gabungan ini kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga target pendapatan daerah dapat tercapai maksimal,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Bapenda, Salaf Junaidi, Kepala Jasa Raharja Cabang Sumenep, Aditya, Kabid P3EPD Bapenda, Suhermanto, serta ASN UPT PPD dan anggota Satlantas Polres Sumenep.
Melalui operasi gabungan tersebut, Samsat, Satlantas, dan Bapenda Sumenep berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor terus meningkat demi mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)
















