RSUD Sumenep Bertransformasi Besar di 2026, Siapkan Layanan Jantung hingga Digitalisasi Terintegrasi untuk Warga Madura

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Memasuki tahun 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut melakukan berbagai terobosan strategis yang tidak hanya berfokus pada penguatan fasilitas medis, tetapi juga pengembangan layanan spesialis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta percepatan transformasi digital.

Langkah besar itu menjadi bagian dari upaya RSUDMA Sumenep dalam memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di kawasan Madura timur sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin cepat, modern, dan berkualitas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, mengatakan bahwa tahun 2026 merupakan momentum penting bagi rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang ke RSUDMA mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan berkualitas. Transformasi yang kami lakukan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga perubahan sistem pelayanan secara menyeluruh,” kata dr. Hj. Erliyati, M.Kes, Sabtu (6/6/2026).

Perubahan signifikan tersebut semakin terasa setelah RSUDMA Sumenep resmi naik status menjadi rumah sakit tipe B. Status baru itu membuka peluang lebih besar bagi rumah sakit untuk menangani berbagai kasus medis yang lebih kompleks tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

Baca Juga :  Sumenep Lepas Kontingen Atlet Pagar Nusa Menuju Kejurwil Jatim Zona Madura 2025

Kondisi ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya warga kepulauan yang selama ini kerap menghadapi kendala jarak saat membutuhkan layanan kesehatan lanjutan.

Menurut dr. Erliyati, peningkatan status rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan mutu pelayanan di semua sektor.

“Status tipe B bukan sekadar pencapaian administratif. Ini adalah tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan yang lebih lengkap dan lebih profesional kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, RSUDMA terus memperkuat sejumlah unit strategis. Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam mendapat perhatian khusus guna mempercepat respons terhadap pasien dalam kondisi darurat.

“Selain itu, kapasitas ruang Intensive Care Unit (ICU) diperluas agar mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan pasien kritis yang terus meningkat dari waktu ke waktu,” tambah dr. Hj. Erliyati, M.Kes.

Fasilitas Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) juga terus diperbarui dengan dukungan teknologi kesehatan yang lebih modern guna meningkatkan kualitas perawatan bayi dan anak yang membutuhkan penanganan intensif.

Tidak berhenti sampai di situ, RSUDMA Sumenep kini tengah mempersiapkan pengembangan layanan spesialis jantung dan paru yang diproyeksikan menjadi salah satu layanan unggulan rumah sakit pada masa mendatang.

Baca Juga :  Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Giat Patroli, Telusuri Beberapa Titik di Area Kota

Langkah ini dinilai sangat penting mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan jantung dan paru yang selama ini masih banyak dirujuk ke luar daerah.

“Kami sedang mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar layanan spesialis jantung dan paru dapat berkembang secara optimal. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus keluar dari Kabupaten Sumenep,” imbuhnya.

Di bidang pelayanan publik, digitalisasi menjadi salah satu fokus utama pengembangan rumah sakit. Sistem pendaftaran dan antrean berbasis digital kini terus dioptimalkan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan efisien.

“Melalui sistem tersebut, pasien dapat melakukan pendaftaran secara daring, memilih jadwal pemeriksaan, serta memperoleh berbagai informasi layanan tanpa harus menghabiskan waktu lama di loket pendaftaran,” jelas dr. Erli sapaannya.

Transformasi digital tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat.

“Teknologi harus menjadi alat untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan. Karena itu kami terus mengembangkan sistem digital yang terintegrasi dan mudah digunakan oleh pasien,” ungkap nya.

Meski terus bergerak menuju rumah sakit modern, RSUDMA Sumenep memastikan bahwa akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Mutasi Pati Polri : Posisi Irwasum, Kabaintelkam, As SDM dan Divisi Humas Berubah

Pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan terus diperkuat agar seluruh masyarakat memperoleh hak pelayanan yang sama tanpa diskriminasi maupun hambatan administratif.

Bagi manajemen rumah sakit, modernisasi pelayanan tidak boleh mengurangi prinsip dasar pelayanan publik yang mengedepankan pemerataan akses kesehatan.

“Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar kami. Oleh karena itu, setiap program pengembangan yang dilakukan selalu berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat,” tutup dr. Erliyati.

Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, tenaga kesehatan profesional, serta berbagai mitra strategis, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep optimistis mampu menjadi pusat layanan kesehatan regional yang semakin diperhitungkan di Madura.

Berbagai program pengembangan yang tengah berjalan diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern, cepat, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Transformasi yang dilakukan RSUDMA Sumenep tidak hanya menjadi simbol kemajuan institusi kesehatan daerah, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang semakin dekat, berkualitas, dan terpercaya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Layanan Pengaduan 24 Jam, Komitmen Hadirkan Pelayanan Cepat dan Humanis
Kerugian Jamaah Korban Anisa Berkah Wisata Tembus Rp15,16 Miliar, Tim Hukum Desak Pengusutan Menyeluruh
Dandim Sumenep Hijaukan KDKMP di Bluto, Tanam Pohon Mangga untuk Perkuat Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan
Groundbreaking Jembatan Garuda Merah Putih di Rubaru, Dandim Sumenep Dorong Percepatan Infrastruktur Desa
Tujuh Grup Musik Tongtong Guncang Sumenep, Peringatan Bulan Bung Karno Berlangsung Spektakuler
Sekda Sumenep Buka Parade Musik Tong-Tong 2026, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya Madura
PERSAMI MI Hidayatul Aliyah Brambang Bentuk Siswa Disiplin, Mandiri dan Berakhlak Mulia
RSUDMA Sumenep Gelorakan Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M, Dorong Layanan Kesehatan Makin Berkualitas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:52 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Layanan Pengaduan 24 Jam, Komitmen Hadirkan Pelayanan Cepat dan Humanis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kerugian Jamaah Korban Anisa Berkah Wisata Tembus Rp15,16 Miliar, Tim Hukum Desak Pengusutan Menyeluruh

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:59 WIB

RSUD Sumenep Bertransformasi Besar di 2026, Siapkan Layanan Jantung hingga Digitalisasi Terintegrasi untuk Warga Madura

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:47 WIB

Dandim Sumenep Hijaukan KDKMP di Bluto, Tanam Pohon Mangga untuk Perkuat Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:41 WIB

Groundbreaking Jembatan Garuda Merah Putih di Rubaru, Dandim Sumenep Dorong Percepatan Infrastruktur Desa

Berita Terbaru