JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Cahaya Ramadan menyinari Pendopo Agung Keraton Sumenep dengan kehangatan spiritual saat Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menutup rangkaian tadarus Al-Qur’an dan menggelar buka puasa bersama pada Selasa (26/3/2025).
Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai religius serta mempererat tali kebersamaan di tengah masyarakat.
Sejak petang, Pendopo Agung tampak semarak. Para ulama, tokoh agama, dan jajaran pemerintah daerah berkumpul dalam suasana yang penuh kekhusyukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema syahdu, menandai khataman sebagai puncak dari perjalanan tadarus Ramadan yang telah menjadi tradisi kebersamaan di Kabupaten Sumenep.
Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, di mana umat Islam diajak tidak hanya untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkokoh solidaritas sosial.
“Tadarus Al-Qur’an yang kita tutup hari ini bukan hanya tentang menyelesaikan bacaan, tetapi juga bagaimana kita menghayati dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan adalah waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Lebih lanjut, sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan spirit Ramadan sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih religius, harmonis, dan sejahtera.
“Kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an tetap menjadi bagian dari kehidupan kita, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga setelahnya. Semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan yang kita pupuk selama bulan suci ini harus terus hidup dalam keseharian kita,” ungkapnya.
Setelah tausiyah yang menyejukkan hati, suara adzan Maghrib berkumandang. Bupati dan para undangan berbuka puasa bersama dalam suasana yang penuh kehangatan.
Hidangan khas Ramadan tersaji sederhana, tetapi penuh makna sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan yang kokoh di Kabupaten Sumenep.

Di akhir acara, Bupati Achmad Fauzi mengungkapkan rasa terima kasih kepada para hafiz dan peserta tadarus yang telah setia melantunkan ayat-ayat suci sepanjang Ramadan.
“Semoga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh di Kabupaten Sumenep, menjadikan setiap langkah kita dipenuhi keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan,” pungkasnya.
Acara ini bukan sekadar penutup tadarus, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen bahwa kebersamaan dan nilai-nilai religius harus senantiasa dijaga, menjadikan Sumenep sebagai kota yang tidak hanya indah secara budaya, tetapi juga kaya dalam nilai-nilai spiritual. (REDJAVA****)










