JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ramadan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah dan berbagi kebahagiaan.
Tak terkecuali bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, yang kembali menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan santunan kepada 50 anak yatim di desanya.
Aksi mulia ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025 serta sebagai bentuk nyata kepedulian sosial di bulan suci.
Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, M.Pd., menegaskan bahwa menjadi anak yatim bukanlah pilihan, melainkan takdir yang harus dijalani.
Oleh karena itu, menurutnya, masyarakat dan pemerintah desa memiliki kewajiban moral untuk hadir, memberikan perhatian, serta mengurangi beban mereka, terutama di bulan penuh berkah ini.
“Kita harus hadir untuk mengurangi beban kebutuhan yang mereka tanggung, terlebih di bulan suci Ramadan ini, yang penuh dengan limpahan rahmat dan keberkahan,” ujar Ahmad Faruq yang juga dikenal sebagai seorang ustaz di desanya kepada media ini, Minggu (30/03/2025).
Ia juga menekankan bahwa program santunan ini merupakan bukti nyata bahwa Pemdes Karduluk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Dana Desa Tahun Anggaran 2025 pun turut dialokasikan untuk mendukung program-program kemanusiaan seperti ini.
“Penyerahan santunan kepada anak yatim ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan keceriaan bagi mereka menjelang Idul Fitri. Ini adalah bagian dari upaya kita dalam mengurangi kerawanan sosial serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Karduluk didampingi perangkat desa setempat pada Sabtu dini hari, 29 Maret 2025.
Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti acara ini, terutama saat anak-anak yatim menerima bantuan dengan wajah penuh kegembiraan.
Aksi sosial ini pun mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Banyak yang berharap agar kegiatan serupa terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sumenep untuk lebih peduli terhadap sesama.
Dengan adanya program ini, Pemdes Karduluk berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih di bulan Ramadan.
“Ini sebuah wujud kepedulian tanpa batas dan menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk berbagi dan menebarkan kebaikan bagi sesama,” pungkasnya. (REDJAVA****)











