JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Semangat keteladanan dan kepedulian sosial yang dicontohkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menjadi inspirasi bagi jajaran Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
Momentum penuh makna itu diwujudkan melalui kegiatan sosial “PWRI Peduli Santri”, berupa penyaluran puluhan paket sarung kepada 35 santri TPQ El-Fath, yang berlokasi di Perumahan Bumi Sumekar Asri, Jalan Semangka Kavling 41, Kelurahan Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, dan dihadiri pengasuh serta dewan guru TPQ El-Fath. Aksi sederhana namun bermakna itu berlangsung khidmat, diiringi senyum bahagia para santri penerima bantuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga upaya meneguhkan kembali nilai perjuangan dan nasionalisme para santri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali semangat Hari Santri. Santri memiliki peran besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme,” ujarnya.
Rusydiyono menuturkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPC PWRI Sumenep dan BPRS Bhakti Sumekar, sebagai wujud sinergi nyata antara insan pers dan lembaga keuangan daerah.
“Kami berterima kasih kepada BPRS Bhakti Sumekar yang ikut mendukung. Semangat berbagi ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat membawa manfaat nyata,” kata alumnus Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.
Lebih lanjut, Rusydiyono menyebut bahwa kegiatan sosial ini terinspirasi langsung dari gaya kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang dikenal peduli terhadap masyarakat, termasuk kalangan pesantren.
“Kami belajar dari keteladanan Bapak Bupati yang selalu peduli dan ringan tangan membantu. Spirit itulah yang ingin kami teruskan melalui aksi sederhana ini,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa peran media massa tidak sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membangun masyarakat.
“Media harus hadir dengan nilai edukatif, menebar inspirasi, dan mendorong kemajuan pendidikan. PWRI berkomitmen menjadi bagian dari perubahan positif itu,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan TPQ El-Fath, Ustadz H.M. Fadli Mansur, M.M., menyampaikan apresiasi tinggi kepada PWRI Sumenep atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan Al-Qur’an.
“Terima kasih atas santunan dari PWRI Sumenep untuk anak-anak didik kami. Semoga para donatur selalu diberikan kebahagiaan dan menjadi penyejuk bagi umat,” ujarnya penuh haru.
Kegiatan sosial itu ditutup dengan doa bersama, menandai puncak kebersamaan antara insan pers, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat. Melalui aksi nyata tersebut, PWRI Sumenep membuktikan bahwa semangat Hari Santri tak sekadar diperingati, melainkan dihidupkan dengan meniru teladan pemimpin yang peduli dan menginspirasi. (REDJAVA****)








