JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, melalui Humas Polres Sumenep, merilis informasi resmi terkait laporan orang hilang yang melibatkan seorang perempuan muda bersama anak balitanya. Informasi ini disampaikan kepada publik sebagai bentuk upaya percepatan pencarian dan keterlibatan masyarakat.
Berdasarkan laporan tertanggal 20 Januari 2026, perempuan tersebut bernama Asriyani, lahir di Sumenep pada 21 November 2000. Asriyani diketahui berdomisili di Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Dalam laporan yang diterima kepolisian, Asriyani diduga meninggalkan rumah bersama anaknya dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Ciri-ciri Asriyani yang disampaikan dalam pamflet resmi kepolisian yakni memiliki tinggi badan sekitar 157 sentimeter dengan berat badan 55 kilogram, berkulit sawo matang, serta berambut panjang. Saat terakhir terlihat, Asriyani mengenakan pakaian berwarna hitam, berkerudung warna hitam, dan menggunakan rok berwarna hitam.
Tidak hanya Asriyani, laporan orang hilang ini juga mencantumkan seorang balita bernama Hoiril, berusia sekitar 3 tahun, yang merupakan anak dari Asriyani. Balita tersebut tercatat berasal dari alamat yang sama, yakni Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
Adapun ciri-ciri Hoiril, menurut keterangan dalam pamflet, memiliki tinggi badan sekitar 90 sentimeter dengan berat badan 15 kilogram, berkulit sawo matang, dan berambut panjang. Pakaian terakhir yang dikenakan Hoiril saat dilaporkan hilang adalah baju berwarna putih dan celana berwarna putih.
Polres Sumenep mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan Asriyani dan Hoiril agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polres Sumenep di nomor 0852-3061-2200, nomor keluarga 0851-3036-5624, atau melalui Layanan Polisi 110.
Kepolisian berharap partisipasi aktif masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian, sekaligus memastikan keselamatan ibu dan anak tersebut. Informasi sekecil apa pun, menurut kepolisian, sangat berarti dalam upaya kemanusiaan ini. (REDJAVA/$$$)












