JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Melalui program Polantas Menyapa, Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara.
Kali ini, kegiatan dilakukan bersama para tokoh agama di wilayah Muncek sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, menyebut kolaborasi dengan tokoh agama (Toga) merupakan strategi penting untuk meningkatkan kesadaran publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan keterlibatan mereka, pesan keselamatan berlalu lintas akan lebih mudah diterima dan dipahami,” kata AKP Ninit di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi perhatian di wilayah Sumenep.
“Edukasi ini kami dorong sebagai upaya berkelanjutan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan bersama,” tegasnya.
Selain berdiskusi, anggota Satlantas juga memberikan materi terkait pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, larangan berkendara di bawah umur, hingga imbauan menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Para tokoh agama pun mendapat pembekalan khusus mengenai peran strategis mereka sebagai panutan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung komunikatif dan mendapat respons positif. Para tokoh agama menyatakan komitmennya untuk ikut menyebarkan pesan keselamatan melalui ceramah dan aktivitas keagamaan di masing-masing wilayah.
“Kami berharap semoga sinergi ini dapat memberi dampak nyata dengan dukungan seluruh elemen, kami optimistis kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif dapat terwujud di Sumenep,” pungkasnya. (REDJAVA****)









