JAVANETWORK.CO.ID.MADURA – Polres Sleman melakukan pengejaran terhadap para pelaku pengeroyokan media officer Madura United setelah mengantongi beberapa bukti.
Hal itu dialami Media Officer Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman saat MU bertandang ke Maskar PSS Sleman pada lanjutan Liga 1, di Maguwoharjo.
Sebelumnya Madura United mengecam ulah oknum yang menganiaya MO Madura United saat menggelar konferensi tim usai laga kedua kesebelasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan menempuh upaya hukum demi terangnya insiden pengeroyokan ini,” tulis keterangan klub di laman resminya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sleman AKBP Yuswanto Ardi mengatakan pihaknya sudah memiliki sejumlah bukti ketika insiden pengeroyokan itu terjadi.
“Bukti berupa CCTV telah diperiksa oleh jajaran Polres Sleman. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan terhadap bukti yang ada,” kata Kapolres Sleman AKBP Yuswanto Ardi, Rabu (27/09/2023).
Ia menegaskan bahwa Polres Sleman mengungkapkan bahwa tak hanya satu pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban Ferdiansyah Alifurrahman.
“Kalau terlihat digambar CCTV yang ada. Yang pasti pelaku lebih dari satu orang, bahkan bisa mungkin 2 atau 3 orang,” pungkasnya. (REDJAVA/FRN****)









