Polda Jatim Siapkan Skema Lalulintas Antisipasi Kemacetan Arus Mudik

Jumat, 14 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol M. Taslim Chairuddin

Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol M. Taslim Chairuddin

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Ditlantas Polda Jatim telah menyiapkan skema penanganan kemacetan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) saat mudik dan balik Lebaran 2023 nanti.

Salah satunya dengan menyiapkan Tim Khusus (Timsus) Urai pada jalur-jalur arteri. Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) pada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol M Taslim Chairuddin kemarin, Kamis (13/4).

Kombes Pol M Taslim Chairuddin menyebut, pada lebaran 2023 akan ada lebih kurang 24 juta orang yang masuk ke Jawa Timur. Ia pun membaginya menjadi jalur arteri dan jalur tol.

Untuk jalur tol, ia tidak mempersoalkan sebab jumlah pemudik hanya tersisa 19%. Sehingga kapasitas jalan diprediksi masih menampung.

“Yang jadi persoalan ini jalur arteri, setelah keluar tol seakan-akan bottleneck atau kemacetan,” ungkap Kombes Taslim.

Oleh karenanya pihak Ditlantas Polda Jatim menyampaikan kepada jajaran supaya dibentuk Tim Urai.

Baca Juga :  Breaking News, Jakarta Laundry Terbakar di Jalan Wahidin Kelurahan Pajagalan

“Masing-masing Polres akan membentuk Tim Urai yang tugas pokoknya adalah fokus mengurai apabila ada kemacetan,” jelas Kombes Taslim.

Selain itu, ia juga sudah menyiapkan jalur alternatif. Bahkan untuk jalur tol, pihaknya menerapkan sistim one way mulai KM 54.

Sehingga sebelum masuk ke Jawa Timur atau dua kilo meter sebelum perbatasan Ngawi telah disiapkan One Way sampai Surabaya.

Dirlantas Polda Jatim berharap, untuk memaksimalkan upaya itu, perlu ada kerjasama dari masyarakat.

Menurutnya, upaya yang dilakukan tanpa dukungan dari masyarakat yang langsung di lapangan tentu tak akan berhasil.

Ia juga berharap ada pemakluman, sebab penduduk Jatim ada 40 juta jiwa, kalau ketambahan penduduk sekitar 20 juta jiwa, maka 60 juta yang akan di Jatim dengan mobilitasinya.

Baca Juga :  Kembali Turba Kabid GTK Disdik Sumenep Sosialisasikan SRG Bersama KKKS Kecamatan Dungkek

“Target saya ke anggota, arus lalu lintas harus tetap jalan meskipun kecepatannya berkurang,” tegas Kombes Pol M Taslim Chairuddin.

Menurut Kombes Taslim, jika masyarakat tidak mau bersabar, dikhawatirkan terkunci, sehingga maju dan mundur tidak bisa.

“Sendatan arus pasti ada, kami minta ada kesadaran dan kesabaran dari masyarakat,” tambah Kombes Taslim.

Selain itu, Kombes Pol M Taslim Chairuddin juga menjadikan atensi adanya penurunan laka lantas di jalan tol.

Karena posisi Jatim ada di ujung atau di titik-titik lelah. Berdasarkan data analisa dan evaluasi (anev) lakalantas di 2021 tercatat sebanyak 503 kasus.

Sementara di tahun 2022 angka kecelakaan lalu lintas naik menjadi 836 kasus, sehingga ada kenaikan 64% lebih.

Pada 2023 ada peningkatan arus sampai dengan 30% jumlah pemudik. Maka, semakin tinggi mobilisasi masyarakat di lapangan, kecelakaan lalu lintas juga masih tinggi.

Baca Juga :  Sesuai Amanah Pemerintah Pusat, Bupati Sumenep Serahkan Batuan Penanganan Kemiskinan Ekstrem

“Kami sudah meminta rekan Jasa Marga supaya di titik-titik rawan dipasang speed trap, Insya Allah itu dipasang. Karena di titik rawan di jalan tol, pengemudi kecepatan tinggi dan cuaca gelap dan lampu penerangan kurang,” ungkapnya.

Lebih jauh, pihaknya sudah meminta agar dipasang tempat imbauan di jalan tol. Kemudian di rest area disiapkan public addres untuk mengingatkan masyarakat setiap saat, bahwa tujuan mereka mudik, bersilaturahmi dengan keluarga.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol M Taslim Chairuddin menyampaikan, jangan sampai tujuan mudik malah tak sampai tujuan, malah ke tempat lain.

“Akan tetapi dikesempatan yang baik, saya tetap berharap ada kerja sama yang baik dari masyarakat. Kami sifatnya hanya melakukan upaya, nantinya kembali lagi kepada pengguna jalan itu sendiri,” pungkas Kombes Taslim. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru