Kembali Turba Kabid GTK Disdik Sumenep Sosialisasikan SRG Bersama KKKS Kecamatan Dungkek

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP Saat Memberikan Pembinaan Sekolah Responsif Gender Bersama KKKS se-Kecamatan Dungkek, di SDN Dungkek 1, Selasa (01/10/2024)

Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP Saat Memberikan Pembinaan Sekolah Responsif Gender Bersama KKKS se-Kecamatan Dungkek, di SDN Dungkek 1, Selasa (01/10/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan.

Terbaru Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP kembali turun kebawah untuk mensosialisasikan pembinaan sekolah responsif gender (SRG) di Kecamatan Dungkek, Selasa (01/10/2024).

Bersama tim dari Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Kabid Akhmad Fairusi, SPd, M.AP saat tiba di SDN Dungkek 1 disambut hangat pengawas sekolah dan kelompok kerja kepala sekolah (KKKS) Kecamatan Dungkek.

Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Sumenep Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mengatakan, pembinaan karakter dalam program sekolah responsif gender (SRG) ini akan terus dimasifkan.

“Baik untuk pengawas sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Sumenep maupun bagi kelompok kerja kepala sekolah (KKKS),” kata Akhmad Fairusi, SPd, M.AP dihadapan Pengawas SD dan KKKS se-Kecamatan Dungkek.

Dirinya mengajak seluruh Pengawas SD dan KKKS di Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep sama-sama mengawasi, memantau, dan monitoring (3M) seketat mungkin proses kegiatan belajar mengajar (KBM) anak didik.

Baca Juga :  Fauzi–Imam Hasyim Resmi Pimpin Sumenep, AWDI: Bismillah Melayani Harus Jadi Kenyataan

Terutama di satuan pendidikan masing-masing agar sesuatu yang tidak diinginkan dapat dicegah lebih awal.

”Kami saat ini fokus memonitor dan melakukan pembinaan terhadap sekolah untuk mengantisipasi tindak kekerasan, perundungan, dan pelecehan terhadap anak didik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fairusi sapaannya meminta agar semua tenaga pendidik di Sumenep benar-benar meningkatkan kompetensi dan kemampuannya. Dengan demikian, mutu pendidikan dapat berkembang lebih baik dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Respons Masalah dengan Cepat, Korps Brimob Polri Resmikan Struktur Organisasi Baru

Dia menjelaskan, mutu pendidikan dapat dicapai dari internal sekolah, yakni guru sebagai tenaga pendidik. Selanjutnya ditularkan kepada peserta didik.

”Untuk menghasilkan pengetahuan yang lebih luas, tenaga pendidik (guru) harus meningkatkan kemampuannya,” ungkapnya.

Kabid GTK berharap, SRG segera diterapkan di setiap sekolah. Pihaknya beberapa pekan terakhir keliling kecamatan untuk melakukan monitoring dan pembinaan agar bisa memulai SRG.

”Kami tekankan agar sekolah-sekolah di Sumenep mulai menerapkan SRG. Karena ini menjadi salah satu bagian dari cara meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua KKKS Kecamatan Dungkek Rusliyanto, MPd menyatakan bahwa ada sekitar 25 lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Dungkek dibawah naungan Disdik Sumenep.

“Yakni 23 Sekolah Dasar (SD) dan 2 Madrasah Ibtidaiyah,” terang Ketua KKKS Kecamatan Dungkek Rusliyanto, MPd saat dikonfirmasi awak media.

Pihaknya juga menambahkan dari 25 lembaga pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep sudah memulai proses penerapan Sekolah Responsif Gender.

“Dari jumlah 25 sekolah itu ada 2 yang sudah menerapkan Sekolah Responsif Gender (SRG) yaitu, SDN Dungkek 1 dan SDN Banraas serta SDN Romben Guna 1 sudah proses,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru