JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sinergitas antara TNI, Polri, dan elemen masyarakat kembali diperkuat melalui momentum Halal Bihalal Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep yang digelar di Aula Rumah Makan HK, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, Kapten Inf Richy Wahyu Prakoso, S.S.T. Han, yang hadir sebagai representasi komitmen TNI dalam merawat kebersamaan lintas elemen.

Mengusung tema “Mempererat Tali Silaturahmi dan Sinergitas Keluarga Besar dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan Persaudaraan”, kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai kebangsaan.
Dalam keterangannya, Kapten Inf Richy Wahyu Prakoso menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat,” ujar Wadanyon Kapten Inf Ricky Wahyu Prakoso kepada media ini usai
Ia juga menekankan bahwa hubungan emosional yang terbangun melalui kegiatan seperti ini akan berdampak positif terhadap kondusivitas wilayah.
“Dengan silaturahmi yang terus terjaga, kita membangun kepercayaan dan soliditas bersama. Ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Rangkaian acara diisi dengan sambutan, hingga sesi ramah tamah antar peserta. Kehadiran berbagai unsur, mulai dari keluarga besar PSHT hingga aparat keamanan, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kultural.

Momentum Halal Bihalal ini pun menjadi simbol eratnya persaudaraan dalam bingkai kebhinekaan. Di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, sinergitas seperti ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Acara ditutup dengan suasana penuh keakraban, di mana para peserta saling bersalaman dan berbincang santai, menegaskan bahwa nilai persaudaraan tetap menjadi perekat utama dalam kehidupan bermasyarakat. (REDJAVA****)













