Peneliti Lembaga Riset Cakra Nusantara Prediksi Empat Poros Koalisi di PilpresTahun 2024

- Redaksi

Minggu, 19 Juni 2022 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prediksi 4 Koalisi Parpol

Prediksi 4 Koalisi Parpol

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Geliat partai politik untuk membentuk koalisi di Pilpres tahun 2024 telah mulai terlihat. Salah satunya ialah terbentuknya Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP.

Menurut Peneliti Lembaga Riset Cakra Nusantara, Khoirul Uman, pemilihan presiden 2024 diprediksi akan diikuti oleh empat poros koalisi. Hal itu mengacu pada perolehan kursi di DPR dan perolehan suara sah Pemilu tahun 2019.

“Jika 4 poros, sekema koalisi nantinya bisa KIB (Golkar, PAN dan PPP) koalisi (Nasdem, PKS, Demokrat) dan Koalisi (Gerindra, PKB) serta PDIP” Terang Umam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PDIP sendiri memungkinkan mengusung Presiden dan Wakil Presiden tanpa koalisi karena kursi PDIP di Parlemen sudah memenuhi ambang batas pencalonan Presiden 20% kursi.

Baca Juga :  Kiai Sepuh Ponpes Al Bajigur Berikan Doa Terbaik Bagi Paslon FAHAM

Meskipun sajauh ini baru KIB yang resmi terbentuk. Tetapi secara rasional, partai politik yang lain akan melakukan kalkulasi politik. Karena Pemilu Tahun 2024 bukan sekedar memenangkan Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga megangkat perolehan suara nasional partai politik.

“Sudah pasti partai politik memperhitungkan efek elektoral dari calon Presiden dan wakil Presiden terhadap perolehan suara nasional partai politik” kata peria Alumni Ilmu Politik Uin Sunan Ampel Surabaya.

Menurutnya salah satu yang bisa memberi efek elektoral terhadap perolehan suara sah nasional partai politik ialah dengan mencalonkan presiden dan wakil presiden. Hal itu terbukti di di Pemilu tahun 2019 dimana PDIP dan Gerindra menjadi dua partai politik yang memperole suara tertinggi. Walaupun pasangan calon yang diusung oleh Partai Gerindra tidak terpilih menjadi presiden tetapi Gerindra mendapat surplus politik yang luar biasa dari Pencalonan Prabowo-Sandi.

Baca Juga :  Musnahkan Hasil Ungkap Kasus Periode Desember-Maret 2023, Kejari Sumenep : Sudah Miliki Kekuatan Inkrah

Mengenai nama-nama calon presiden dan wakil presiden yang akan menjadi pertimbangan Parpol di Pilpres 2024. Sejauh ini sudah ada banyak nama yang elektabilitasnya tinggi berdasarkan hasil survey. Misalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudoyono.

Jika PDIP tidak berkoalisi dengan Parpol lain, PDIP bisa usung Paslon Puan-Erik Thohir. KIB bisa mengusung Pasangan Ganjar-Khofifah. Nasdem, PKS dan Demokrat mungkin Aneis-AHY. Sedangkan Gerindra dan PKB, bisa mengusung pasangan Prabowo- Imin.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si Berikan Penghargaan ke Atlet Polri yang Sumbang Medali untuk Indonesia di Sea Games

Menurut Umam, jika ada 4 koalisi di Pilpres 2024. Maka akan meminimalisir polarisasi antar pendukung. Selain juga Pemilu akan sangat dinamis karena pilpres harus dilaksanakan dua putaran. Sesuai aturan bahwa Presiden dan Wakil Presiden harus mengantongi suara minimal 50 persen plus 1 untuk dinyatakan menang Pilpres.

Partai Politik perlu memikirkan secara matang-matang terkait koalisi ini agar memperoleh suara yang signigikan di Pemilu. Karena disadari atau tidak kontestasi Pemilu 2024 juga disiapkan untuk Pemilu berikutnya. Sebagai konsekuensi ambang batas pencalonan presiden (presidential trehshold) di dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU