JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Terminal Tipe A Arya Wiraraja kini hadir dengan tampilan baru. Usai menjalani revitalisasi menyeluruh senilai Rp26 miliar, terminal kebanggaan masyarakat Sumenep ini resmi kembali beroperasi, ditandai dengan gelaran tasyakuran dan halal bihalal yang hangat pada Selasa (22/04/2025).
Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti setiap sudut terminal yang kini tampil lebih modern dan nyaman.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jawa Timur Muiz Thohir, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati KH Imam Hasyim, Ketua DPRD Zainal Arifin, jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha transportasi.
“Terminal ini bukan sekadar bangunan, melainkan etalase wajah kota. Dengan peremajaan fasilitas dan sentuhan teknologi, kami ingin setiap warga dan pelancong merasa bangga saat menginjakkan kaki di sini,” ujar Bupati Fauzi.
Revitalisasi tidak hanya menyentuh sisi fisik, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna. Kini tersedia ruang tunggu berpendingin, area parkir yang lebih lapang, layar informasi digital real-time, hingga zona kuliner yang mengangkat cita rasa khas Madura.
Desain arsitekturnya mengusung filosofi lokal: perpaduan harmonis antara elemen tradisional dan modern, menciptakan suasana yang hangat dan menyambut bagi setiap penumpang.

Bupati Fauzi menegaskan, Terminal Arya Wiraraja diproyeksikan menjadi simpul strategis transportasi yang menghubungkan Madura dengan Jawa, Bali, hingga Sumatera.
“Mobilitas masyarakat kian dinamis. Saat ini kami tengah menyiapkan skema integrasi transportasi darat, laut, dan udara agar Sumenep menjadi titik awal penjelajahan nusantara,” ungkapnya.
Ke depan, terminal ini akan terhubung langsung dengan pelabuhan dan bandara, memungkinkan penumpang kapal feri melanjutkan perjalanan dengan bus antarkota atau penerbangan regional secara lebih nyaman dan efisien.
“Integrasi ini kami harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menarik lebih banyak wisatawan, dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha,” pungkasnya.
Acara peresmian ditutup dengan pemotongan pita oleh Bupati Achmad Fauzi dan Kepala BPTD Wilayah XI Jatim Muiz Thohir, dilanjutkan doa bersama dan jamuan makan siang yang menyajikan kuliner khas Madura.
Momen tasyakuran pasca-Idulfitri ini menjadi simbol kebersamaan, transformasi, dan semangat baru bagi wajah transportasi Sumenep.
(REDJAVA****)












