Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari

Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperkuat iklim investasi mulai menunjukkan hasil yang terukur. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep berhasil mendorong peningkatan capaian investasi hingga Rp32,88 miliar hanya dalam waktu dua hari.

Angka tersebut menjadi sinyal positif bahwa kesadaran pelaku usaha untuk melaporkan kegiatan investasinya terus meningkat. Bimtek yang diikuti pelaku usaha Non Usaha Mikro dan Kecil (Non UMK) maupun Usaha Mikro dan Kecil (UMK) itu tidak hanya berfungsi sebagai forum pembelajaran, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat basis data investasi daerah.

Berdasarkan data DPMPTSP Sumenep, pada hari pertama pelaksanaan Bimtek, capaian LKPM bertambah sebesar Rp13,30 miliar. Sementara pada hari kedua, realisasi investasi kembali meningkat sebesar Rp19,58 miliar. Dengan demikian, total tambahan investasi yang berhasil tercatat mencapai Rp32,88 miliar.

Baca Juga :  Perkuat Legalitas Aset Daerah, Pemkab Apresiasi Kantor BPN Sumenep

Koordinator Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Herman Hariyanto, SE., M.Si., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa pendampingan yang tepat mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal.

“Kami melihat antusiasme pelaku usaha sangat tinggi. Melalui Bimtek ini, mereka mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya LKPM. Hasilnya, dalam dua hari saja terjadi peningkatan capaian investasi yang cukup signifikan,” kata Herman, Jum’at (10/07/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha di Kabupaten Sumenep semakin memahami pentingnya pelaporan investasi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi daerah.

“LKPM bukan sekadar kewajiban administrasi. Di balik setiap laporan yang masuk terdapat data penting yang menggambarkan perkembangan investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga potensi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Herman menjelaskan, selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait tata cara pengisian laporan, penyelesaian kendala teknis, hingga konsultasi mengenai kewajiban pelaporan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.

Baca Juga :  Pantang Mundur, Santun Juga Bisa Galak: Keraton Langit Serukan Spirit Pejuang di Tengah Badai Zaman

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan LKPM. Karena itu, pendampingan dilakukan secara intensif agar proses pelaporan menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat,” ungkap Herman.

Lebih lanjut, Herman optimistis tren positif investasi di Kabupaten Sumenep akan terus berlanjut seiring meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal.

“Capaian ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan investasi. Semakin banyak pelaku usaha yang tertib melaporkan LKPM, maka semakin besar pula potensi investasi yang dapat tercatat dan memberikan manfaat bagi pembangunan Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Peningkatan capaian investasi melalui Bimtek LKPM ini sekaligus memperkuat komitmen DPMPTSP Sumenep dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, transparan, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Debut Gemilang Perssu di Liga 4 : Taklukkan CMM dengan Dominasi Penuh

Di tengah persaingan investasi antar daerah, langkah proaktif melalui pendampingan kepada pelaku usaha dinilai menjadi salah satu strategi efektif untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Nelayan 72 Tahun Meninggal Dunia, Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep
Muktamar NU ke-35 Kian Dekat, PCNU Sumenep Ajak Pengurus Perbanyak Munajat dan Riyadhoh
Audiensi PCM Kota Sumenep dan Camat Kota Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
Hadapi Era Disrupsi, MTsN 2 Sumenep Susun Kurikulum Baru Demi Cetak Lulusan Tangguh
BAZNAS Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Audit Keuangan Tahun 2025
Hari Kedua Bimtek Investasi DPMPTSP Sumenep, Pelaku Usaha UMK dan Non UMK Dibekali Pengawasan Berbasis Risiko
Tradisi Petik Laut Masalembu Kembali Menggema, Rawatan Samudra Serukan Persatuan dan Pelestarian Laut
Pertemuan Rutin IIKP BKPH Madura Timur Jadi Motor Penguatan Keluarga dan Kinerja Perhutani

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:22 WIB

Bimtek LKPM DPMPTSP Sumenep Cetak Lonjakan Investasi Rp32,88 Miliar dalam Dua Hari

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:11 WIB

Nelayan 72 Tahun Meninggal Dunia, Perahu Karam di Perairan Pakamban Laok Sumenep

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:55 WIB

Muktamar NU ke-35 Kian Dekat, PCNU Sumenep Ajak Pengurus Perbanyak Munajat dan Riyadhoh

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:59 WIB

Audiensi PCM Kota Sumenep dan Camat Kota Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:59 WIB

Hadapi Era Disrupsi, MTsN 2 Sumenep Susun Kurikulum Baru Demi Cetak Lulusan Tangguh

Berita Terbaru