JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Langkah nyata benahi kualitas pendidikan tingkat dini terus digulirkan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. Kepala Kantor Kemenep Sumenep, Abdul Wasid, turun langsung memimpin pembinaan khusus bagi dua lembaga Raudhatul Athfal (RA) binaan Yayasan Perwanida, yakni RA An Nur dan RA At Taqwa, Jumat (10/7).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kemenag Sumenep ini dihadiri langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sumenep sekaligus Ketua Yayasan Perwanida Barratul Aini Wasid, beserta para kepala sekolah, operator, dan perwakilan tenaga pendidik.
Langkah ini diambil untuk memperkuat fondasi pengelolaan lembaga sekaligus mendongkrak mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini di daerah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai Pembina Yayasan Perwanida, Abdul Wasid mengatakan ada tiga pilar utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh pengelola lembaga agar bisa berkembang pesat dan dipercaya masyarakat.
“Jangan hanya mengejar jumlah murid, tapi pastikan setiap anak yang belajar di sini mendapatkan layanan terbaik. Kita harus berjuang meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan prima, melahirkan prestasi lewat inovasi pembelajaran, serta membangun tata kelola yang profesional, akuntabel, dan tidak ketinggalan zaman,” kata Abdul Wasid, Jum’at (10/07/2026)
Ia juga mengingatkan para pendidik untuk terus berbenah diri, karena keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak dinilai dari seberapa besar jumlah peserta didiknya, melainkan dari kualitas apa yang diberikan kepada anak didiknya.
“Tugas kita bukan sekadar mengajar, tapi membangun masa depan. Tingkatkan kompetensi diri, hadirkan suasana belajar yang menyenangkan, dan tunjukkan prestasi nyata yang bisa membuat orang tua bangga menitipkan anaknya kepada kita. Itulah cara paling kuat mengangkat citra lembaga di mata masyarakat,” ujarnya menekankan.
Sementara itu, Barratul Aini Wasid menyampaikan harapan besar agar kedua lembaga tersebut kelak menjadi contoh lembaga pendidikan dini yang unggul dan berkarakter di Sumenep.
“Kami ingin RA An Nur dan RA At Taqwa mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara pikiran, tapi juga berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi Yayasan Perwanida maupun Kementerian Agama Kabupaten Sumenep,” harapnya.








