Diduga Manajemen Pemerintahan Buruk, Tiga Tahun Lampung Selatan Alami SILPA

- Redaksi

Senin, 13 Juni 2022 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum YLBH Kalianda Husni Piliang

Ketua Umum YLBH Kalianda Husni Piliang

JAVANETWORK.CO.ID.LAMPUNG – Tidak maksimalnya serapan anggaran APBD Kabupaten Lampung Selatan selama tiga tahun terhitung mulai dari 2019-2021 yang menyebabkan terjadinya SilPA menjadi sorotan berbagai pihak diantaranya beberapa Fraksi di DPRD, politisi,tokoh, aktifis sampai praktisi hukum.

Menanggapi serapan anggaran kabupaten Lampung Selatan yang tidak maksimal sehingga mengakibatkan SilPA selama tiga Tahun, Husni Piliang Ketua umum YLBH Kalianda saat disaat disambangi di Posko Djoeang YLBH Kalianda mengatakan, Penyebab terjadinya Silpa di Kabupaten yang berjuluk Khagom Mufakat tersebut, diduga akibat buruknya manajemen pemerintahan yang meliputi aspek planning, coordinating, directing, implementing, controlling dan evaluating.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo : Duel Maut Di Pasar Induk Cikopo Murni Masalah Pribadi Bukan Masalah Suku Madura Dan Suku Sunda

” Saya duga penyebab SilPA akibat buruknya manajemen pemerintahan sehingga penyerapan anggaran tidak maksimal,” ujar Husni

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pentolan YLBH Kalianda tersebut, apabila manajemen pemerintahan diterapkan secara tepat, maka pucuk pimpinan pemerintahan akan mendapat feedback berupa pemahaman untuk mengoptimalkan kinerjanya di tahun mendatang agar tidak terjadi lagi SilPA.

Baca Juga :  Tokoh Internasional Bakal Hadiri Konferensi Besar Internasional ICORcs di Kampus IKHAC

Husni juga menilai pengesahan APBD seharusnya juga tidak mengakibatkan SiLPA, terjadinya SiLPA menyiratkan adanya hak-hak masyarakat atas pelayanan publik yang tidak terpenuhi.

“APBD Lampung Selatan adalah dana publik yang dikelola oleh Pemerintah Lampung Selatan. Semestinya semua dana dalam APBD diserap habis untuk kepentingan pembangunan guna kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan. Sehingga, apabila dana yang sudah dianggarkan tersebut tidak digunakan secara implementatif berarti target capaian pembangunan untuk mempercepat kesejahteraan rakyat menjadi tertunda,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin Lakukan Kunjungan Ke Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto

Adanya SILPA merupakan indikasi adanya hambatan pemenuhan pelayanan publik, baik berupa pemenuhan barang publik, jasa publik, maupun administrasi publik. Masyarakat berharap agar dana APBD terserap secara maksimal sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya. (REDJAVA/TIM PPI)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU