Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin Lakukan Kunjungan Ke Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Saat Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah Mojokerto

Wapres Saat Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah Mojokerto

JAVANETWORK.CO.ID.MOJOKERTO ~ Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin melakukan Kunjungan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk melakukan sarasehan dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) di Institute KH. Abdul Chalim, Desa Bendunganjati Kecamatan Pacet Mojokerto, (04/06/2022)

Guru memainkan peranan penting yang tidak tergantikan dalam menentukan peradaban sebuah Bangsa, mulai dari aspek intelektualitas hingga kebudayaan. Sebab, guru menanamkan nilai dan membentuk karakter anak didiknya yang kelak menjadi generasi penerus bangsa. Khususnya di tengah tantangan zaman saat ini, peran guru pun menjadi sangat krusial dalam menumbuhkan akhlak baik untuk muridnya.

“Tugas guru adalah menciptakan serta membangun masa depan sesuai dengan nama guru, itu kata orang Jawa digugu, ditiru. Artinya didengarkan omongannya dan diikuti perilakunya. Oleh karena itu, guru harus menjadi teladan, harus menjadi uswatun hasanah sehingga bisa diikuti oleh murid-muridnya,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri acara Sarasehan Bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah PERGUNU di Institut K.H. Abdul Chalim.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, khususnya di masa sekarang dimana banyak sekali tantangan yang terjadi akibat perkembangan zaman. Mulai dari tantangan disinformasi, krisis pangan, pemberdayaan umat, hingga perilaku menyimpang seperti LGBT. Untuk itu, guru harus dapat menghadapi tantangan ini.

“Tantangan kita jangan sampai anak-anak kita rusak. Pertama tentu menjaga akidah-akidah yang rusak, ini akidah-akidah banyak yang menyimpang,” tegas Wapres

“Tantangan kita ke depan memang berat, karena itu tugas guru itu bagaimana menjaga umatnya,” tambahnya.

Selain dari sisi keilmuan, Wapres juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Sehingga, segala tindakan harus berdasarkan hukum.

“Saya kira kiai penting untuk legitimasi undang-undangnya, penting. Kalau pemerintah itu kalau ada undang-undangnya itu tinggal dieksekusi. Tapi kalau tidak ada undang-undangnya, nah itu dianggap melanggar undang-undang,” jelas Wapres.

Untuk itu, pada kesempatan ini sekali lagi Wapres menegaskan, bahwa guru memiliki peran penting dan strategis dalam mengantisipasi berbagai tantangan zaman yang terjadi, baik dari sisi keilmuan (ilmu agama, dan ilmu dunia), juga dari sisi regulasi yang ada.

“Kita harus bersiap untuk menghadapi semua tantangan Sekarang bahayanya sudah ada, dan dikira-kira ke depan nanti akan lebih besar lagi gelombang bahayanya. Ini tugas guru memberikan pengertian kepada murid-murid kita itu,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Wapres pun mengucapkan selamat atas terpilihnya para pengurus PERGUNU yang baru terpilih untuk periode 2022 – 2027, dan berpesan agar pengurus terpilih dapat terus beradaptasi dalam menghadapi tantangan zaman.

Selamat kepada pengurus baru, selamat berjuang, tugas kita ke depan bukan tambah kecil tapi tambah berat, dan tugas itu harus kita hadapi secara bersama, dan harus menciptakan inovasi-inovasi baru untuk bisa mengatasi berbagai persoalan yang kita hadapi,” pungkas Wapres.

Ketua Umum PERGUNU Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, dalam sambutannya melaporkan, bahwa telah diselenggarakan Kongres PERGUNU pada 26 – 29 Mei 2022. Asep juga melaporkan beberapa rekomendasi yang dihasilkan dalam kongres tersebut. Ia pun berharap, agar ke depan, keberadaan PERGUNU dapat semakin aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan Indonesia.

“Semoga dengan keberadaan PERGUNU, kita akan benar-benar mengupayakan ikhtiar sekuat tenaga dari sisi pendidikan-pendidikan yang akan mewujudkan Indonesia maju, adil, dan makmur,” imbuh Romo Yai Asep.

Selain Ketua Umum PERGUNU, hadir pula dalam acara ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Mojokerto Dr Muhammad Albarraa Lc MHum, serta para seluruh pengurus PERGUNU Pusat dan Wilayah. (REDJAVA/TIM PPI)

Berita Terkait

Eksekusi Tanah dan Bangunan di Sumenep Berlangsung Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Mobil Perpusling Dispusip Sumenep Hadir di SDN Taman Sare 1, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini
DWP Sumenep Genjot Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Packaging Produk di Era Digital
Kendaraan Listrik Bebas PKB dan Bea Balik Nama, Ini Penjelasan UPT PPD Sumenep
Hari Tarwiyah Penuh Berkah, Sertifikat Tanah Kantor MWCNU Lenteng Akhirnya Terbit
Satlantas Polres Sumenep Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Opgab Kepatuhan Pajak Kendaraan di Sumenep Berlangsung Humanis, Pelanggar Tetap Ditindak Tegas
Bupati Sumenep Dianugerahi Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen RI di FTBIN 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:14 WIB

Eksekusi Tanah dan Bangunan di Sumenep Berlangsung Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 22:01 WIB

Mobil Perpusling Dispusip Sumenep Hadir di SDN Taman Sare 1, Dorong Penguatan Literasi Siswa Sejak Dini

Senin, 25 Mei 2026 - 20:28 WIB

DWP Sumenep Genjot Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Packaging Produk di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026 - 19:52 WIB

Kendaraan Listrik Bebas PKB dan Bea Balik Nama, Ini Penjelasan UPT PPD Sumenep

Senin, 25 Mei 2026 - 19:20 WIB

Hari Tarwiyah Penuh Berkah, Sertifikat Tanah Kantor MWCNU Lenteng Akhirnya Terbit

Berita Terbaru