Pemerintah Kota Malang Proyeksikan Tiga Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) 2022

Selasa, 8 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang membahas usulan keluarahan bebas narkoba (foto:  Ist)

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang membahas usulan keluarahan bebas narkoba (foto: Ist)

Javanetwork.co.id, Malang – Sebagai upaya dalam pencegahan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, Pemerintah Kota Malang memproyeksikan tiga Kelurahan, yakni Kelurahan Tlogomas, Dinoyo, dan Sukun diproyeksikan menjadi Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) Tahun 2022, (8/2).

Pembahasan awal mengenai usulan tersebut dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang dan jajaran TNI/Polri di Grand Palace Hotel, Selasa (8/2/2022).

Kasubbag Umum BNN Kota Malang Yudha Wirawan, SE., MM mengungkapkan inisiasi Kelurahan Bersinar telah berjalan sejak tahun 2020. “Pilot project di Kelurahan Tanjungrejo tahun 2020 kemudian dilanjutkan di Kotalama dan Jodipan pada tahun 2021. Tahun ini usulan di Tlogomas, Dinoyo, dan Sukun,” terang Yudha.

Inisiatif ini dilandasi pemikiran bahwa isu narkoba dari waktu ke waktu semakin kompleks, sehingga dibutuhkan terobosan strategi untuk mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN) Tahun 2020-2024.

Lebih lanjut Yudha membeberkan, terkait pilihan usulan menjadikan Tlogomas, Dinoyo, dan Sukun dilakukan dengan memperhatikan delapan indikator utama dan lima indikator tambahan.

“Indikator utama di antaranya kasus kejahatan, kriminalitas, kegiatan hingga kurir narkoba. sedangkan indikator tambahan di antaranya lokasi hiburan, tempat kos, angka kemiskinan dan interaksi sosial,” terang Yudha.

Yudha mengatakan salah satu isu spesifik yang perlu diwaspadai adalah peredaran narkoba di kalangan anak sekolah dan mahasiswa, mengingat karakteristik Kota Malang sebagai kota pendidikan berskala nasional.

Maka dari itu desa/kelurahan sebagai unit layanan yang dekat dengan masyarakat perlu menjadi garda terdepan untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 105 Undang-Undang 35 Tahun 2009, bahwa masyarakat punya hak dan tanggung jawab dalam mencegah dan memberantas narkoba.

Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto, SE., S.I.K membeberkan, sepanjang tahun 2021 terdapat 254 kasus narkoba yang melibatkan 288 tersangka. Dia sependapat dengan BNN bahwa peredaran narkoba semakin berbahaya dan pencegahannya tidak bisa hanya mengandalkan salah satu pihak saja.

“Dari sebaran usia, wilayah hingga profesi penyalahgunaan narkoba sangat beragam, bukti bahwa peredarannya bisa menjangkau berbagai lapisan,” ungkap Danang.

Sementara itu, Kepala Bidang Iwasbang dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Badang Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang Sukristiyono A., S.Sos., M. AP mengemukakan, pihaknya siap mendukung upaya pengembangan kelurahan bersinar disinergikan dengan konsepsi ketahanan.

“Kita perlu bangun dua aspek yakni ketahanan keluarga dan ketahanan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Pak Kris tersebut.

Konsepsi ketahanan keluarga mencakup perilaku sehat, keeratan sosial dan keharmonisan keluarga. Sementara ketahanan masyarakat meliputi kesadaran hukum narkotika, partisipasi lingkungan pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Pak Kris meyakini bahwa konsep kampung bersinar juga dapat disinergikan dengan konsep kampung tangguh yang telah terbentuk selama pandemi. (*)

Berita Terkait

Cahaya Baru di Keluarga Bupati Sumenep, Nia Fauzi Lahirkan Putri Pertama Penuh Kebahagiaan
Nilai Fantastis Dugaan Kokain, JSI Sumenep Desak Penanganan Terbuka dan Profesional
15 Satgas PPA Dibentuk di Campor Barat, Dinsos P3A Sumenep Fokus Perlindungan Anak dan Perempuan
Rakor 2026 Digelar, Kecamatan Dasuk Fokuskan Sinergi dan Efektivitas Program Pembangunan
Wujudkan Kesejahteraan, Pemkab Sumenep Genjot Inklusi Keuangan Lewat Berbagai Program Unggulan
Hadir di Tengah Kesulitan, Dinsos P3A dan Baznas Sumenep Jenguk Almira, Serahkan Bantuan Rp10 Juta
Jaga Keamanan Maksimal, Rutan Kelas IIB Sumenep Intensifkan Penggeledahan dan Tes Urine
Polres Sumenep Gelar Polantas Menyapa, Edukasi Tertib Lalu Lintas di Simpang Empat Kota

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:14 WIB

Cahaya Baru di Keluarga Bupati Sumenep, Nia Fauzi Lahirkan Putri Pertama Penuh Kebahagiaan

Kamis, 16 April 2026 - 10:19 WIB

Nilai Fantastis Dugaan Kokain, JSI Sumenep Desak Penanganan Terbuka dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 08:54 WIB

15 Satgas PPA Dibentuk di Campor Barat, Dinsos P3A Sumenep Fokus Perlindungan Anak dan Perempuan

Kamis, 16 April 2026 - 08:27 WIB

Rakor 2026 Digelar, Kecamatan Dasuk Fokuskan Sinergi dan Efektivitas Program Pembangunan

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Hadir di Tengah Kesulitan, Dinsos P3A dan Baznas Sumenep Jenguk Almira, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

Berita Terbaru