JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep ditandai dengan gelaran Intelligent Students Competition Olympic (ISCO) jenjang Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung kompetitif dan penuh antusiasme, Jumat (1/5/2026).
Ajang tahunan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini menjadi wadah strategis untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter peserta didik sejak dini.
Sebelum mencapai babak puncak, para peserta harus melewati seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga akhirnya menyisakan empat regu terbaik di Grand Final tingkat kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Empat sekolah yang berhasil melaju dan menunjukkan performa terbaiknya dalam babak final yakni:
- SDIT Al Wathoniyah Kecamatan Kota Sumenep
- SDN Manding Laok I Kecamatan Manding
- SDN Karang Tengah I Kecamatan Gayam
- SDN Guluk-Guluk I Kecamatan Guluk-Guluk
Persaingan di babak final berlangsung ketat, dengan masing-masing tim menampilkan kemampuan berpikir kritis, kecepatan menjawab, serta kekompakan tim yang menjadi kunci dalam setiap sesi lomba.
Panitia kegiatan Analis Kebijakan Ahli Muda Subkoordinator Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Ahmad Rasul Hariz, S.Sos, M.MPd mengatakan bahwa ISCO HARDIKNAS bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
“ISCO ini menjadi sarana untuk mengukur sekaligus mengembangkan potensi siswa secara komprehensif, baik dari sisi akademik maupun karakter,” kata Rasul disela-sela kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan pendidikan dasar.

“Kami ingin mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan berdaya saing,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Ardiansyah Ali Shochibi, S.T.,M.T menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.
“Ajang ini menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus melatih mental kompetisi yang positif sejak dini,” ujar Ardiyansyah.
Dirinya berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan agar memberikan dampak lebih luas bagi dunia pendidikan di Sumenep.
“Kami optimistis melalui kegiatan seperti ISCO, akan lahir bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa penyelenggaraan ISCO HARDIKNAS merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan dasar.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Sumenep memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan potensinya melalui ajang-ajang kompetitif seperti ISCO ini,” ungkap H. Moh. Iksan.
Eks Kadisbudparopar itu uga menekankan pentingnya kesinambungan program pembinaan agar prestasi siswa tidak berhenti di satu momentum saja.
“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi dalam pembelajaran dan kompetisi, agar siswa-siswa kita mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional,” pungkasnya.
Melalui ISCO HARDIKNAS 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep kembali menegaskan perannya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kompetitif, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan generasi masa depan yang unggul. (REDJAVA****)








