JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir terus digencarkan Pemerintah Kabupaten melalui Disperkimhub Sumenep.
Koordinator lapangan (Korlap) bersama tim pengawasan dan pengendalian (Wasdal) turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan sekaligus evaluasi pada sejumlah titik parkir strategis yang dinilai belum optimal dalam memberikan kontribusi terhadap PAD.
Kegiatan yang difokuskan pada ruas-ruas utama di kawasan pusat kota tersebut menitikberatkan pada pemetaan ulang potensi parkir, penguatan sistem pengawasan, serta pembenahan tata kelola agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Koordinator Parkir Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Moh. Hayat, S.AP, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi PAD secara terukur dan berkelanjutan.
“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya serius untuk memastikan setiap titik parkir memiliki kontribusi optimal terhadap PAD. Kami ingin semua potensi yang ada bisa tergarap maksimal,” ujarnya di sela peninjauan, Rabu (22/04/2026).
Menurutnya, masih ditemukan sejumlah titik parkir yang belum memberikan hasil sesuai potensi riil di lapangan.
Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari aspek manajemen, kepatuhan petugas, hingga dinamika aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Kami menemukan beberapa titik yang perlu pembenahan, baik dari sisi manajemen maupun pengawasan. Karena itu, kehadiran Korlap dan Wasdal menjadi penting untuk memastikan sistem berjalan sesuai ketentuan,” ujar Moh. Hayat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara petugas parkir, pengelola, dan masyarakat pengguna jasa. Edukasi serta penegakan aturan menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola parkir yang tertib dan berkontribusi nyata terhadap daerah.
“Kami terus mendorong peningkatan disiplin dan profesionalisme petugas di lapangan. Dengan pengawasan yang konsisten dan evaluasi berkala, kami optimistis sektor parkir dapat menjadi salah satu penopang PAD yang signifikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah menegaskan bahwa kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap rambu serta aturan lalu lintas juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan penataan parkir dan peningkatan PAD.
“Kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap rambu dan aturan di jalan sangat penting dalam mensukseskan penataan parkir dan peningkatan PAD di Kabupaten Sumenep,”imbuhnya.
Sejalan dengan itu, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas dan parkir.
Kepatuhan tersebut bukan hanya menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap optimalisasi PAD yang nantinya akan kembali untuk pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
“Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap rambu serta aturan lalu lintas. Dengan tertib parkir, kita turut berkontribusi pada pembangunan Sumenep yang lebih baik,” pungkas Hayat sapaannya.
Melalui langkah intensif ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pengelolaan parkir semakin tertata, transparan, dan profesional, sekaligus mampu menjadi salah satu sektor unggulan dalam memperkuat fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. (REDJAVA****)










