JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Malam yang seharusnya tenang di jantung Kota Keris mendadak berubah tegang.
Seekor ular tiba-tiba menerobos masuk ke sebuah rumah warga di Jl. Asta Tinggi No. 10, Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, pada Kamis (01/05/2025) malam, sekitar pukul 21.45 WIB.
Suasana mencekam menyelimuti rumah tersebut, hingga panggilan darurat masuk ke Call Center 112.
Adalah Roni, pemilik rumah, yang dengan nada panik menghubungi layanan darurat.
Dalam keterangannya, ia mengaku melihat ular besar melata di ruang tengah rumahnya, membuat seluruh penghuni rumah ketakutan dan memilih menyingkir keluar rumah.
Tak butuh waktu lama, tim evakuasi dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Sumenep langsung bergerak cepat.
Di bawah koordinasi Kabid Damkar, Sugiyanto, pasukan penyelamat meluncur ke lokasi kejadian dengan peralatan lengkap untuk mengevakuasi hewan buas yang meresahkan tersebut.
“Kami menerima laporan dari Call Center 112 sekitar pukul 21.45. Setelah menerima titik koordinat dan keterangan dari pelapor, tim segera kami kerahkan ke TKP. Proses evakuasi berlangsung dramatis namun berhasil dengan baik,” kata Sugiyanto kepada media ini, Kamis malam.
Menurutnya, ular yang masuk ke rumah diduga berasal dari area semak-semak di sekitar Asta Tinggi, kawasan yang masih memiliki vegetasi cukup lebat.
Pihaknya menegaskan, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama di musim pancaroba yang kerap membuat satwa liar keluar dari habitatnya.
“Ular tersebut berhasil kami tangkap dalam kondisi hidup dan segera diamankan. Tidak ada korban jiwa, namun dampak psikologis pada penghuni rumah tentu cukup besar,” ujarnya.
Peristiwa ini pun menambah catatan penting tentang kesiapsiagaan layanan darurat Kabupaten Sumenep.
“Sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi cepat antara warga dan pemerintah bisa mencegah hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya Sugik sapaan akrabnya.(REDJAVA****)











