Ular Malam di Kota Keris: Tim Damkar Sumenep Beraksi di Tengah Kepanikan Warga

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Reaksi Cepat Damkar Sumenep Saat Mengevakuasi Ular di Desa Kebunagung, Kamis (01/05/2025)

Tim Reaksi Cepat Damkar Sumenep Saat Mengevakuasi Ular di Desa Kebunagung, Kamis (01/05/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Malam yang seharusnya tenang di jantung Kota Keris mendadak berubah tegang.

Seekor ular tiba-tiba menerobos masuk ke sebuah rumah warga di Jl. Asta Tinggi No. 10, Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, pada Kamis (01/05/2025) malam, sekitar pukul 21.45 WIB.

Suasana mencekam menyelimuti rumah tersebut, hingga panggilan darurat masuk ke Call Center 112.

Adalah Roni, pemilik rumah, yang dengan nada panik menghubungi layanan darurat.

Dalam keterangannya, ia mengaku melihat ular besar melata di ruang tengah rumahnya, membuat seluruh penghuni rumah ketakutan dan memilih menyingkir keluar rumah.

Baca Juga :  Sosialisasi Kekerasan Perempuan & Anak, Pemkab Sumenep Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Tak butuh waktu lama, tim evakuasi dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Sumenep langsung bergerak cepat.

Di bawah koordinasi Kabid Damkar, Sugiyanto, pasukan penyelamat meluncur ke lokasi kejadian dengan peralatan lengkap untuk mengevakuasi hewan buas yang meresahkan tersebut.

“Kami menerima laporan dari Call Center 112 sekitar pukul 21.45. Setelah menerima titik koordinat dan keterangan dari pelapor, tim segera kami kerahkan ke TKP. Proses evakuasi berlangsung dramatis namun berhasil dengan baik,” kata Sugiyanto kepada media ini, Kamis malam.

Menurutnya, ular yang masuk ke rumah diduga berasal dari area semak-semak di sekitar Asta Tinggi, kawasan yang masih memiliki vegetasi cukup lebat.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Tebar Kepedulian, 40 Paket Sembako untuk Yatim dan Kaum Dhuafa

Pihaknya menegaskan, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama di musim pancaroba yang kerap membuat satwa liar keluar dari habitatnya.

“Ular tersebut berhasil kami tangkap dalam kondisi hidup dan segera diamankan. Tidak ada korban jiwa, namun dampak psikologis pada penghuni rumah tentu cukup besar,” ujarnya.

Peristiwa ini pun menambah catatan penting tentang kesiapsiagaan layanan darurat Kabupaten Sumenep.

“Sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi cepat antara warga dan pemerintah bisa mencegah hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya Sugik sapaan akrabnya.(REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru