Milad SILDA Ke-4, Hadirkan Nuansa Baru Mengabdi Untuk Ummat Dan Berbakti Pada Ponpes Banyuanyar

Rabu, 9 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Acara SILDA Di Ponpes Banyuanyar Palengaan Pamekasan

Suasana Acara SILDA Di Ponpes Banyuanyar Palengaan Pamekasan

JAVANETWORK. CO.ID. Pamekasan – Ulang Tahun SILDA (Silaturahmi Alumni Darul Ulum Banyuanyar) Ke-4, dilaksanakan di Cafe Posang Jaya Pakong Kabupaten Pamekasan, dengan menghadirkan ketua peradaban (persatuan alumni Darul Ulum Banyuanyar) Dr. Zainuddin Syarif, M. Ag, tokoh ulama’, tokoh pendidikan, tokoh politik, dan banyak yang lainnya ikut berpartisipasi hadir dalam acara tersebut, walaupun pelaksanaan milad ke 4 dilakukan dengan sederhana, syukur alhamdulillah banyak yang hadir dalam Milad ke 4,”Tutur Abd. Wafir Selaku Ketua Umum SILDA. (08-03-2022)

Abd. Wafir menyampaikan bahwa SILDA ini sebuah organisasi bergerak dibidang sosial, pengabdian terhadap ummat, pengabdian terutama kepada pondok pesantren Banyuanyar Palengaan Pamekasan Madura Jawa Timur dan ajang silaturrahmi memperkuat antara alumni pondok pesantren Banyuanyar agar bagaimana bisa memberikan sumbangsi terhadap kesejahteraan ummat, kemakmuran dan kemajuan terhadap masyarakat, terutama kepada pondok pesantren Banyuanyar.

Baca Juga :  Bertajuk "Meramu Kebangkitan Mahasiswa Madura" Temu BEM se-Madura di Sumenep

Silaturrahmi SILDA juga di adakan setiap bulan untuk memper erat persaudaraan serta merencakan apa yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat, karena kita sebagai manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dengan bersilaturahmi bisa menghibur dan membantu kerabat yang sedang kesulitan. Terkadang ada orang yang segan meminta bantuan padahal ia membutuhkan, sebagai kerabat sudah seharusnya untuk membantu tanpa harus menunggu diminta, “Pungkasnya.

Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag., selaku ketua umum peradaban, juga direktur pascasarjana IAIN Madura kabupaten Pamekasan, merasa bangga karena SILDA sudah berperan aktif dalam meningkatkan ukhuwah islamiyah dan bisa berperan aktif dalam membatu masyarakat miskin, serta bisa memper erat persaudaraan antar alumni pondok pesantren Banyuanyar. milad ini merupakan sebuah eksistensi bahwasanya SILDA ini ada dan bisa berbuat baik untuk ummat, sehingga menjadi Rahmatan Lil ‘alamin bisa mengaplikasikan khoirunnas amfa’ahum Lin Nas.

Baca Juga :  Melalui Binrohtal, Polres Pamekasan Tingkatkan Karakter Personel Polri

Bapak Zainuddin Syarif menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus bisa bersinergi dan berguna bagi ummat, Ingatlah selalu bahwa persahabatan bukan hanya konstruksi sosial tetapi juga hubungan yang signifikan secara agama. Islam juga meminta kita untuk menjaga teman yang membawa kita lebih dekat kepada Allah, dan memastikan kita memperlakukan mereka dengan baik.

“Orang yang menyambung silaturrahmi bukanlah yang memenuhi (kebutuhan), melainkan orang yang menyambung hubungannya kembali ketika tali silaturrahmi itu sempat terputus.” (HR. Bukhari)

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, artinya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan silaturahmi akan memudahkan manusia untuk saling menolong, membantu dan mendukung apabila ada kesulitan.

Baca Juga :  Ketua PAC PDIP Pademawu bersama Komunitas JLB terus bergerak memberikan bantuan banjir Pamekasan

Bukan tidak mungkin saat kita yang sedang kesulitan maka akan ada kerabat kita yang membantu. Sebab segala amal perbuatan kita akan dibalas sesuai dengan apa yang kita kerjakan. Jika tidak dibalas di dunia, tentu kita akan mendapatkan balasannya di akhirat.

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (Q.S Ar-Rahmaan : 60).

  • Selamat atas terselengaranya milad SILDA yang ke 4, semoga kedepan semikin eksis dan bisa memberikan ide-ide konstruktif terhadap kemajuan zaman dan kemaslahatan ummat. Silda bisa memberikan konstribusi terhadap kemajuan pesantren Banyuanyar dan bisa meminimalisir diskriminasi terjadap masyarakat,”Ungkap Bapak Zainuddin Syarif. (TIM PPI)

Berita Terkait

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026
Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Lomba Pidato Bung Karno IWO Sumenep, Jadi Sarana Pendidikan Karakter Bangsa
Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan
IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan
Festival Musik Madura Open Bupati Cup 2026 Kian Memanas, 28 Talenta Group B Siap Memukau Penonton Malam Ini

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:46 WIB

Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:43 WIB

Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:25 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Lomba Pidato Bung Karno IWO Sumenep, Jadi Sarana Pendidikan Karakter Bangsa

Berita Terbaru