JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pagi yang teduh di sepanjang Jalan Dr. Cipto, Kabupaten Sumenep, Jumat (24/04/2026), menghadirkan pemandangan yang tak biasa.
Jajaran aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep turun langsung ke jalan, menyatu dalam gerak yang sama: membersihkan, merapikan, dan merawat ruang publik.

Di bawah komando Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, kegiatan ini tak sekadar menjadi rutinitas seremonial.
Ia menjelma sebagai representasi nyata etos kerja kolektif sebuah wajah birokrasi yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat.

“Menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari integritas pelayanan publik. Ketika ruang kerja dan ruang publik tertata, di situlah lahir semangat kerja yang jernih dan produktif,” kata Ferdiansyah Tetrajaya disela kegiatan.
Ferdiansyah dengan nada reflektif.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menyasar ruas jalan utama. Kegiatan berlanjut hingga ke area eks Kantor DPMPSTP Sumenep.

Para ASN tampak larut dalam aktivitas, mulai dari menyapu, mengangkut sampah, hingga memangkas tanaman yang mengganggu estetika lingkungan.
Lebih dari sekadar kerja bakti, kegiatan ini menghadirkan dimensi sosial yang kuat. Tanpa sekat jabatan, seluruh ASN membaur dalam suasana kebersamaan.

Usai kegiatan, mereka berkumpul di halaman kantor, menggelar tikar sederhana, lalu menikmati hidangan bersama dalam nuansa hangat penuh kekeluargaan.
“Birokrasi tidak boleh kaku dan berjarak. Kebersamaan seperti ini adalah energi sosial yang memperkuat solidaritas, membangun kepercayaan, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas kinerja,” tegasnya.
Usai melakukan kurve (kerja bakti) tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama menggunakan tikar sederhana di halaman kantor setempat.
Suasana penuh keakraban itu menjadi penegas bahwa nilai kebersamaan tidak harus dibangun dalam kemewahan, melainkan cukup dengan kesederhanaan yang tulus.

“Momentum seperti ini penting untuk terus dirawat. Dari kebersamaan yang sederhana, lahir kekuatan besar dalam membangun sinergi dan semangat pelayanan,” tutup Dian sapaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bapenda Sumenep, Ir. Shalaf Junaidi, bersama para kasubag dan kasubid yang ikut membaur.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa harmoni organisasi dibangun melalui keteladanan, bukan sekadar instruksi.
Di tengah dinamika pelayanan publik yang kian kompleks, langkah sederhana ini menjadi pesan kuat: birokrasi yang bersih tidak hanya tercermin dari tertib administrasi, tetapi juga dari kepedulian nyata terhadap lingkungan dan sesama. (REDJAVA****)













