JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Mendekati masa pensiun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasyiadi, yang dijadwalkan akan purna tugas pada Agustus 2025, suhu kompetisi di internal birokrasi Pemkab mulai meningkat. Di tengah berbagai nama yang mencuat, satu sosok mulai disebut-sebut sebagai figur paling potensial dan strategis untuk melanjutkan tongkat komando birokrasi tertinggi: Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep.
Teknokrat Visioner Berbasis Data
Dr. Arif adalah birokrat dengan reputasi teknokratik yang kokoh. Lulusan doktor ilmu pertanian ini dikenal luas sebagai figur perencana andal yang memadukan pendekatan akademik, empiris, dan politis dalam merancang pembangunan daerah. Ia merupakan sosok di balik berbagai inovasi perencanaan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Sumenep, termasuk penguatan pembangunan berbasis data spasial, integrasi perencanaan RPJMD dengan RPJMN, serta pengawalan SDGs di level lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Visinya tajam, pendekatannya sistematis, dan gaya kepemimpinannya tenang namun penuh ketegasan. Ia juga telah memantapkan reputasi sebagai birokrat bebas konflik dan bebas dari polarisasi politik.
Arsitek Kebijakan Bupati
Dalam lima tahun terakhir, Dr. Arif dikenal sebagai salah satu arsitek kebijakan strategis Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Hampir seluruh program unggulan daerah, mulai dari sektor infrastruktur, pertanian, ekonomi kreatif, hingga penguatan desa wisata, berangkat dari proses perencanaan teknokratik yang dipimpin langsung olehnya.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman lintas sektor, ia menjadi interpreter kebijakan yang cermat dan loyal terhadap visi-misi kepala daerah. Dr. Arif bahkan disebut oleh kalangan dalam sebagai “otak rasional” dari wajah pembangunan Sumenep selama dua periode terakhir.
Etos Kerja dan Reputasi Bersih
Dalam berbagai forum birokrasi, Arif dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun inklusif, dengan rekam jejak tanpa cela. Ia juga aktif menjalin komunikasi lintas dinas, lintas instansi vertikal, hingga kemitraan strategis dengan perguruan tinggi dan LSM. Reputasinya sebagai birokrat berintegritas menjadikannya tidak hanya disegani, tapi juga dipercaya untuk mengelola isu-isu sensitif perencanaan anggaran dan program lintas sektor.
Figur Netral dan Menenangkan
Berbeda dari beberapa kandidat yang sarat tarik menarik kepentingan, Dr. Arif justru hadir sebagai figur yang netral secara politik namun loyal secara administratif. Sikapnya yang tidak mencolok namun selalu menyumbangkan keputusan strategis membuatnya kerap disebut sebagai “sekda dalam bayangan” selama ini karena perannya yang menentukan dalam koordinasi lintas-OPD.
Arah Baru Birokrasi Sumenep?
Dengan profil teknokratik yang kokoh, reputasi akademik yang mentereng, serta rekam jejak birokrasi tanpa cacat, Dr. Arif Firmanto tak diragukan lagi merupakan salah satu kandidat paling mumpuni untuk menduduki jabatan Sekda Sumenep. Ia dinilai mampu menjadi penjaga stabilitas, pengawal kebijakan, sekaligus benteng strategis Bupati dari anasir birokrasi yang tidak produktif.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan kepala daerah dan panitia seleksi. Namun satu hal kini semakin terasa di lingkungan ASN Sumenep: nama Dr. Arif bukan sekadar disebut ia dipertimbangkan sangat serius.
Penulis : 01 Juni 2025 Bambang Supratman SH IBM
Editor : REDJAVA








