JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep mengemuka usai Musyawarah Cabang (Muscab). Nama KH Imam Hasyim, S.H.,M.H., kini tercatat dalam daftar calon Dewan Syuro, meski tidak masuk dalam struktur Dewan Tanfidz.
Ketua DPC PKB Sumenep itu menegaskan, posisinya sebagai calon anggota Dewan Syuro tidak mengurangi komitmennya dalam mengawal arah perjuangan partai.
“Saya memang tidak masuk di Tanfidz, tetapi masuk dalam daftar calon Dewan Syuro. Di posisi ini, tanggung jawab saya tetap sama, yakni mengawal arah dan kebijakan partai,” kata KH Imam Hasyim kepada media ini, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, Dewan Syuro memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai dan garis besar kebijakan partai, terutama dalam memastikan PKB tetap konsisten dengan ideologi dan tradisi keulamaan.
Ia menekankan, meski masih dalam tahap calon, fungsi pengawalan terhadap arah politik partai tetap menjadi komitmen yang tidak berubah.
“Dewan Syuro adalah penjaga ideologi partai. Walaupun masih dalam daftar calon, prinsipnya saya tetap berkomitmen menjaga marwah dan haluan PKB,” tegasnya.
Lebih lanjut, KH Imam Hasyim memastikan dirinya akan tetap aktif dalam dinamika politik PKB Sumenep dan membangun sinergi dengan jajaran pengurus Tanfidz yang menjalankan roda organisasi sehari-hari.
Ia menilai, kekuatan partai ke depan sangat ditentukan oleh soliditas internal dan keselarasan antarstruktur.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Syuro dan Tanfidz harus saling menguatkan agar perjuangan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuh KH Imam Hasyim.
Masuknya nama KH Imam Hasyim dalam daftar calon Dewan Syuro dinilai sebagai bagian dari proses konsolidasi internal PKB Sumenep.
Penempatan tokoh dengan basis keulamaan kuat dianggap penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan politik praktis dan nilai-nilai ideologis partai.
Dengan dinamika tersebut, PKB Sumenep diharapkan mampu tampil lebih solid dan tetap konsisten dalam mengawal aspirasi masyarakat di tengah perkembangan politik yang terus bergerak. (REDJAVA****)













