JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah regional Madura. Dua tim perwakilan MAN Sumenep berhasil meraih juara dalam ajang Lomba Desain Poster “P3K Lalu Lintas” yang digelar dalam rangkaian Health Innovation Festival (HAI-FEST) 2025 oleh KSR PMI Universitas Wiraraja, Minggu (14/9/2025).
Tim 1 MAN Sumenep yang terdiri dari Novelinda Devia Janfari (XII-L) dan Joizichza Azzaahro (XII-B) sukses meraih Juara I, sementara Tim 2 Designergy yang diwakili Silvana Aulia Zahra (XI-E) dan Afrah Alamasah Madinah (X-L) juga mengharumkan nama madrasah dengan menyabet Juara II.
Ajang ini diikuti puluhan pelajar SMA, MA, dan SMK se-Madura, dengan tujuan meningkatkan literasi kesehatan serta kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.
Kepala MAN Sumenep, H. Hairuddin, S.Pd., M.MPd., mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga bukti nyata bahwa siswa-siswi madrasah mampu bersaing dalam kreativitas, inovasi, dan kepekaan sosial.
“Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil kerja keras siswa dan pembimbing. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kepedulian sosial, dan kreativitas melalui karya. Pesan moral yang mereka bawa dalam poster ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, yakni kesadaran pentingnya P3K dalam kecelakaan lalu lintas,” ujar Hairuddin, kepada media ini, Senin (15/09/2025)
Ia menambahkan, madrasah hari ini bukan lagi lembaga pendidikan yang hanya dikenal dalam aspek keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi unggul di bidang sains, seni, hingga inovasi sosial.
“MAN Sumenep akan terus mendukung potensi siswa di berbagai bidang. Kami ingin membuktikan bahwa madrasah tidak kalah dengan sekolah umum, bahkan bisa menjadi pionir dalam mencetak generasi yang cerdas, peduli, dan berdaya saing global,” jelasnya.
Di akhir, Hairuddin berpesan agar prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN Sumenep untuk terus berinovasi dan menginspirasi lingkungan sekitar.
“Semoga kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari capaian yang lebih besar. Yang terpenting, nilai-nilai edukasi dari karya mereka bisa menginspirasi masyarakat luas, khususnya dalam membangun kesadaran berlalu lintas yang aman dan berperikemanusiaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi gemilang tersebut. Menurutnya, keberhasilan siswa MAN Sumenep merupakan bukti nyata bahwa madrasah mampu menjawab tantangan zaman dengan karya yang inovatif dan bermanfaat.
“Saya sangat mengapresiasi pencapaian ini. Anak-anak madrasah berhasil membuktikan diri tidak hanya unggul dalam aspek religius, tetapi juga dalam kreativitas, kepedulian sosial, dan inovasi. Inilah wajah baru madrasah: maju, bermutu, dan mendunia,” ungkap Abdul Wasid.
Ia berharap, capaian tersebut menjadi inspirasi bagi madrasah lain di Sumenep bahkan di seluruh Madura untuk terus berprestasi.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bersama. Mari kita jadikan madrasah sebagai pusat lahirnya generasi emas bangsa yang siap bersaing di level nasional maupun global,” pungkasnya.
Dengan torehan prestasi ini, MAN Sumenep sekali lagi membuktikan jargonnya sebagai madrasah maju, bermutu, dan mendunia sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda Madura untuk terus berkarya positif. (REDJAVA****)













