JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep melalui Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) kembali menggelar kegiatan inovatif bertajuk “Gerebek Pajak 2025”, yang kali ini berlangsung di Mie Gacoan, Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (06/11/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kreatif Bapenda Sumenep untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pembayaran pajak daerah, khususnya dari sektor restoran dan kuliner yang berpotensi besar mendukung pendapatan asli daerah (PAD).
Suasana acara berlangsung sangat meriah, apalagi dengan kehadiran TikToker kawakan asal Sumenep, Deni Puja Pratama, yang juga dikenal sebagai wartawan media Jurnal Faktual. Penampilan dan orasi Deni berhasil menarik perhatian pengunjung dan wajib pajak yang hadir.

Dalam orasinya, Deni mengajak para wajib pajak untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Gerebek Pajak 2025, seraya menyampaikan bahwa Bapenda menyiapkan beragam hadiah menarik bagi masyarakat yang taat membayar pajak.
“Wajib pajak yang berpartisipasi dalam Gerebek Pajak 2025 akan mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari payung, Miggicom hingga lemari es, dan masih banyak lagi,” ujar Deni Puja Pratama di sela kegiatan.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Sumenep, Akhmad Sugiharto, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa Gerebek Pajak merupakan bentuk pendekatan persuasif kepada masyarakat dan pelaku usaha agar lebih sadar dan tertib dalam membayar pajak daerah.

“Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus edukatif. Melalui Gerebek Pajak, kami mengajak masyarakat memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan Sumenep,” ungkap Akhmad Sugiharto usai kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan Gerebek Pajak akan terus digelar di berbagai titik strategis di wilayah perkotaan hingga kecamatan. Tujuannya, untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan memperkuat partisipasi publik dalam mendukung peningkatan PAD.

“Semakin banyak wajib pajak yang sadar dan taat, maka semakin kuat pula kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan,” tandasnya.
Di sisi lain, Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., mengapresiasi antusiasme masyarakat dan pelaku usaha yang turut serta dalam kegiatan Gerebek Pajak. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih humanis antara pemerintah dan wajib pajak.

“Kami tidak hanya menagih pajak, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Gerebek Pajak adalah bentuk kolaborasi antara edukasi, hiburan, dan pelayanan publik,” tutur Faruk Hanafi, Jum’at (07/11/2025).
Faruk menegaskan bahwa penerimaan pajak daerah memiliki peran vital dalam menopang pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumenep. Karena itu, pihaknya akan terus berinovasi agar kesadaran pajak semakin tumbuh di tengah masyarakat.
“Pajak daerah adalah darah pembangunan. Semakin tinggi tingkat kepatuhan pajak, semakin cepat pula kita bisa mewujudkan Sumenep yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (REDJAVA****)












