JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jawa Timur menggelar sosialisasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Kabupaten Sumenep
Kegiatan ini bekerja sama dengan Sumenep Creative Network (SCN) bertempat di Brobaks Nusantara Cafe Jalan Urip Sumoharjo Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (19/03/2024)
Acara kolaborasi ini turut di hadiri perwakilan ASN bagian Perekonomian, ASN Diskop UKM dan Perindag, Disnaker, Disbudporapar dan juga para pelaku ekonomi kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wahyu Ilham, perwakilan Biro Perekonomian Setdaprov Jatim mengatakan, acara P3DN ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan sektor industri pengolahan dan kontribusinya kepada ekonomi nasional.
“Dengan program P3DN ini, Pemerintah berusaha untuk mendorong masyarakat agar lebih mencintai (menggunakan) produk dalam negeri,” kata Wahyu Ilham.
Diungkapkan, dengan pemanfaatan dengan menggunakan produk dalam negeri, maka dapat menumbuhkan kemandirian bangsa dan meningkat peran Indonesia dalam rantai suplai global.
“P3DN ini sebagai bentuk nyata membangkitkan semangat nasionalisme bangsa dalam menggunakan dan mencintai produk dalam negeri itu sendiri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut jika masyarakat secara masif menggunakan produk dalam negeri ini akan memberikan dampak sangat positif terhadap industri dalam negeri itu sendiri.
Sementara Koordinator SCN, Jufriyanto menuturkan dorongan terhadap pelaku UMKM untuk dapat bersaing secara luas harus dilakukan.
“Melalui kegiatan sosialisasi P3DN produk lokal tidak hanya dapat diminati di dalam negeri, namun juga pada pasar global,” tuturnya.
Ia lebih lanjut memaparkan mengapa P3DN ini digelar di Sumenep karena kabupaten ini banyak pelaku ekonomi kreatif ataupun UMKM yang produksinya yang berkualitas.
Ia lebih lanjut memaparkan mengapa P3DN ini digelar di Sumenep karena kabupaten ini banyak pelaku ekonomi kreatif ataupun UMKM yang produksinya yang berkualitas.
“Salah satunya dibuktikan produk makanan yaitu bawang goreng varietas Rubaru yang sekarang ini sudah di ekspor,” ujar Jufriyanto.
Pihaknya mengajak kepada pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pemasaran produk yang dihasilkan.
“Hal itu sangatlah penting kita menggunakan pemasaran secara digital, karena sekarang ini sudah jamannya medsos. Semoga sosialisasi ini masyarakat lebih mencintai produk dalam negeri,” pungkasnya. (REDJAVA****)









