JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep kembali dihadapkan pada ancaman penipuan digital.
Kali ini, identitas Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumenep, Faishal Habsyi, M.Pd., diduga dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan melalui grup WhatsApp.
Peristiwa ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan dari nomor tak dikenal yang menggunakan foto Faishal dan mengaku sebagai Ketua IGI Sumenep.
Dalam pesan tersebut, pelaku memasukkan korban ke grup bertajuk IGI Sumenep 2026–2030 dan berpotensi meminta kode atau data pribadi.
Menanggapi hal itu, Faishal Habsyi langsung memberikan klarifikasi tegas kepada publik, khususnya keluarga besar IGI Sumenep.
“Saya tegaskan, itu bukan saya. Ada pihak yang menggunakan foto saya dan mengaku sebagai Ketua IGI. Mohon kepada semua anggota untuk tidak mempercayai pesan tersebut,” kata Faishal Habsyi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/04/2026).
Ia menambahkan, modus seperti ini sangat berbahaya karena memanfaatkan kepercayaan anggota terhadap figur organisasi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh guru agar tidak sembarangan memberikan informasi penting.
“Jangan pernah memberikan kode OTP, data pribadi, atau informasi penting lainnya kepada siapa pun, meskipun mengatasnamakan saya atau pengurus IGI. Jika ada yang mencurigakan, segera konfirmasi ke pengurus resmi,” tegasnya.
Faishal juga memastikan bahwa setiap komunikasi resmi organisasi dilakukan melalui jalur yang jelas, terbuka, dan dapat diverifikasi oleh anggota.
Kasus pencatutan identitas ini menjadi peringatan serius di tengah maraknya kejahatan siber yang berbagai kalangan, termasuk komunitas pendidikan.
Guru dan masyarakat diminta untuk lebih cermat, tidak mudah percaya, serta selalu melakukan verifikasi sebelum merespons pesan dari nomor yang tidak dikenal.












