JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana dini hari di SD Marengan Daya 1, Kecamatan Kota Sumenep, mendadak mencekam.
Jumat (4/4/2025) pukul 03.57 WIB, kobaran api terlihat menyambar kabel listrik di lingkungan sekolah, memicu kepanikan warga sekitar.
Laporan pertama datang dari seorang warga bernama Ibu Meri, yang dengan sigap menghubungi Call Center 112 Sumenep.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan adanya percikan api yang semakin membesar dari jaringan kabel listrik di sekitar sekolah.
Tak butuh waktu lama, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sumenep segera bergerak menuju lokasi.
“Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan PLN untuk pemutusan aliran listrik guna menghindari risiko yang lebih besar,” ujar Sugiyanto, Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sumenep, Jum’at (04/04/2025).
Ia memastikan timnya bekerja dengan gerak cepat (Gercep) untuk mengendalikan situasi sebelum api menjalar lebih luas.
Ketika petugas tiba di lokasi, sejumlah warga sudah berkumpul dengan cemas.
Beberapa di antaranya mencoba memadamkan api secara mandiri, meski tanpa peralatan yang memadai.
Sementara itu, petugas PLN yang turut hadir langsung menonaktifkan arus listrik di kawasan terdampak.
Berkat respons cepat dari Damkar dan PLN, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan sekolah.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sempat terjadi pemadaman listrik di sekitar area Marengan Daya akibat proses penanganan darurat.
Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik dan segera melaporkan kejadian serupa ke layanan darurat.
“Jika menemukan percikan api atau kabel yang bermasalah, segera hubungi petugas terkait agar tidak terjadi kebakaran yang lebih besar,” jelas Sugiyanto.
Insiden ini menjadi pengingat betapa pentingnya respons cepat dalam situasi darurat.
Berkat kesigapan warga dan koordinasi yang baik antara Damkar, PLN, serta Call Center 112 Sumenep, bencana yang lebih besar berhasil dicegah.
“Kini, petugas masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi listrik di area sekolah benar-benar aman sebelum kembali difungsikan seperti sedia kala,” pungkas Sugik sapaan akrabnya.(REDJAVA****)











